- Ketua DPRD Bone Andi Tenri dilaporkan ke Polres Bone atas dugaan penganiayaan terhadap pegawai YN pada Juli 2026.
- Harta kekayaan Andi Tenri tercatat turun dari Rp2,6 miliar pada Juni 2024 menjadi sekitar Rp1,9 miliar pada Desember 2024.
- Penurunan harta kekayaan tersebut bersumber dari pos kas dan setara kas yang menyusut sekitar Rp726 juta dalam enam bulan.
Menurut pengakuan korban, insiden itu bermula ketika dirinya mendapat tugas menyiapkan konsumsi untuk dua tamu Ketua DPRD.
Setelah memastikan kue yang disiapkan tersedia, ia dipanggil ke kantin. Namun, setibanya di lokasi, YN mengaku justru menjadi sasaran amarah.
"Sampai di kantin, satu bosara berisi kue langsung dilempar ke arah muka saya. Setelah itu saya disiram satu botol air mineral, lalu botolnya juga dilempar ke arah saya. Setelah itu saya dilempari lagi botol sambal," kata YN.
Korban juga membantah tuduhan bahwa dirinya melarang orang lain memakan kue yang telah disiapkan. Ia menegaskan hanya menjalankan tugas sesuai arahan.
Merasa menjadi korban penganiayaan, YN kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone pada Rabu malam. Laporannya teregister dengan nomor STTLP/450/VII/2026/SPKT/RES BONE/POLDA SULSEL.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Bone, Andi Muchlis membenarkan adanya insiden yang melibatkan Ketua DPRD dan salah seorang staf.
Namun, ia mengatakan pihak sekretariat masih mengumpulkan informasi dari berbagai pihak untuk memastikan kronologi secara utuh sebelum menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan upaya mediasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Andi Tenri Walinonong belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut meski telah dikonfirmasi.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Bone, Bahtiar Malla yang dikonfirmasi juga mengenai kejadian itu hingga saat ini belim memberi respons.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar