- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membantah hengkang dari Partai Golkar meski batal mencalonkan diri dalam Musda DPD I Sulsel.
- Appi menegaskan batalnya pencalonan dan absennya di Musda pada 18 Juli 2026 disebabkan jadwal ibadah umrah yang direncanakan.
- Setelah kembali dari ibadah umrah, Appi berkomitmen melanjutkan tugasnya sebagai Wali Kota Makassar untuk menyelesaikan berbagai program pembangunan daerah.
SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi membantah meninggalkan Partai Golkar usai batal maju sebagai calon ketua di Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulawesi Selatan.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar itu menegaskan dirinya masih menjadi kader Partai Golkar hingga kini.
Ia juga tetap menghormati seluruh proses organisasi, meski memutuskan tidak melanjutkan pencalonannya sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel.
"Saya masih tetap kader Partai Golkar," kata Appi, Kamis, 16 Juli 2026.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang setelah dirinya dipastikan batal mengembalikan formulir pencalonan dan tidak menghadiri Musda Golkar Sulsel yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar pada 18 Juli 2026.
Appi mengakui batal melanjutkan proses pencalonan karena terdapat salah satu persyaratan yang tidak dapat dipenuhinya. Namun, ia menegaskan keputusan itu tidak berkaitan dengan isu hengkang dari partai.
Ia menjelaskan ketidakhadirannya dalam Musda disebabkan agenda ibadah umrah yang telah direncanakan jauh sebelum jadwal Musda ditetapkan.
"Rencana umrah ini sudah lama hanya saja sempat tertunda. Sekarang baru pada waktunya saya berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci," ujarnya.
Kata Appi, komitmen menjalankan ibadah tersebut telah disusunnya sejak awal tahun dan baru bisa direalisasikan pada pertengahan tahun ini.
Baca Juga: Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
Bahkan, demi keberangkatan tersebut ia juga membatalkan agenda sebagai pembicara dalam sebuah forum internasional di Amerika Serikat.
Karena itu, Appi menepis anggapan bahwa kepergiannya merupakan upaya menghindari pelaksanaan Musda maupun dinamika politik internal Partai Golkar Sulsel.
"Saya menghormati seluruh proses Musda dan menghargai keputusan organisasi. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah hasil forum resmi partai sehingga sudah menjadi kewajiban seluruh kader untuk menjaga soliditas," katanya.
Usai menuntaskan ibadah umrah, Appi memastikan akan kembali menjalankan tugasnya sebagai Wali Kota Makassar dan fokus pada program pembangunan dan pelayanan publik.
"Saat ini saya fokus menjalankan ibadah umrah. Setelah kembali saya akan melanjutkan tugas sebagai Wali Kota Makassar," ucapnya.
Ia menambahkan prioritas utamanya saat ini adalah memastikan seluruh program Pemerintah Kota Makassar berjalan sesuai target.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Tradisi Teknologi Selama 40.000 Tahun di Sulawesi Selatan Terungkap
-
Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu
-
Leang Panninge Perkuat Posisi Sulsel Sebagai Laboratorium Sejarah Manusia Dunia
-
Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan