Muhammad Yunus
Kamis, 16 Juli 2026 | 12:05 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membantah hengkang dari Partai Golkar meski batal mencalonkan diri dalam Musda DPD I Sulsel.
  • Appi menegaskan batalnya pencalonan dan absennya di Musda pada 18 Juli 2026 disebabkan jadwal ibadah umrah yang direncanakan.
  • Setelah kembali dari ibadah umrah, Appi berkomitmen melanjutkan tugasnya sebagai Wali Kota Makassar untuk menyelesaikan berbagai program pembangunan daerah.

Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Fokus saya sekarang adalah bekerja sebagai Wali Kota Makassar memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Takalar Zulkarnain Arif mengungkapkan bahwa Appi memutuskan membatalkan pencalonannya sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Kata Zulkarnain, Appi tidak hanya batal mengembalikan formulir pencalonan, tetapi juga dipastikan tidak menghadiri Musda Golkar Sulsel karena memilih berangkat menunaikan ibadah umrah.

"Beliau tidak hadir di Musda karena memilih berangkat umrah," ujarnya.

Zulkarnain bahkan mengaku mendapat penyampaian langsung dari Appi mengenai rencana meninggalkan Partai Golkar setelah kembali dari Tanah Suci.

"Rencananya pamit dari Golkar sekembalinya dari umrah. Itu penyampaian terakhir ke saya," katanya.

Dengan batalnya Appi maju sebagai calon ketua, peta persaingan Musda Golkar Sulsel mengerucut.

Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menjadi satu-satunya kandidat yang telah mengembalikan formulir pencalonan dan disebut mengantongi 22 dukungan DPD yang jadi pemilik suara menjelang pelaksanaan Musda pada 18 Juli mendatang.

Baca Juga: Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More