- Pelaku berinisial SU membunuh istrinya, AN, dengan senjata tajam di sebuah indekos di Makassar pada 14 Juni 2026.
- Pertengkaran dipicu oleh tanda merah di leher korban serta akumulasi konflik rumah tangga terkait masalah ekonomi keluarga.
- Kepolisian telah menggelar rekonstruksi 16 adegan dan menjerat tersangka dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
SuaraSulsel.id - Rekonstruksi kasus pembunuhan seorang perempuan muda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan mengungkap detik-detik tragis yang berujung pada tewasnya korban di tangan suaminya sendiri.
Perselisihan yang dipicu tanda merah di leher korban disebut menjadi pemantik pertengkaran.
Selain itu, dari hasil pemeriksaan polisi, persoalan rumah tangga dan tekanan ekonomi telah lama membayangi pasangan tersebut.
Dalam rekonstruksi yang digelar pada Rabu, 15 Juli 2026, pelaku berinisial SU (21) memperagakan 16 adegan sejak awal pertengkaran hingga menghabisi nyawa istrinya, AN (24).
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latief mengatakan pembunuhan itu terjadi pada 14 Juni 2026.
Berdasarkan hasil penyidikan, pertengkaran bermula ketika pelaku melihat bekas kemerahan di leher korban.
"Pelaku melihat ada tanda merah di leher korban. Saat ditanya korban mengatakan itu tanda ciuman. Dari situlah awal mula pertengkaran," ujar Latief.
Meski demikian, polisi menyebut persoalan yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut tidak hanya dipicu oleh pengakuan korban mengenai tanda merah di lehernya.
Konflik rumah tangga pasangan muda itu disebut sudah berlangsung cukup lama akibat persoalan ekonomi.
Baca Juga: Mengintip Pertemuan Tertutup Kapolrestabes dan Kajari Makassar, Soliditas atau Sekadar Formalitas?
Menurut Latief, korban beberapa kali mengutarakan keinginan untuk berpisah karena pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap.
Kondisi tersebut kerap memicu pertengkaran di antara keduanya.
"Mereka memang sering ribut karena masalah rumah tangga, terutama faktor ekonomi. Puncaknya ketika pelaku melihat tanda merah di leher korban," ucapnya.
Dalam rekonstruksi, korban diperagakan sedang duduk sambil memainkan telepon genggam di dalam kamar indekos.
Di tengah suasana tersebut, pelaku berjalan menuju lemari untuk mengambil sebilah badik.
Tanpa diduga, pelaku kemudian mendekati korban dari arah belakang dan langsung menusukkan senjata tajam itu ke bagian leher korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi
-
Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar
-
25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup