- Menteri Kebudayaan Fadli Zon berencana merevitalisasi Benteng Rotterdam di Makassar guna melestarikan cagar budaya bersejarah tersebut.
- Proses perbaikan fisik bangunan akan dilakukan segera untuk mengatasi kerusakan serta meningkatkan fungsi fasilitas edukasi bagi publik.
- Revitalisasi bertujuan memperkuat posisi Benteng Rotterdam sebagai pusat sejarah, seni, budaya, serta destinasi wisata unggulan nasional.
SuaraSulsel.id - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berencana merevitalisasi Benteng Rotterdam di Kota Makassar.
Sebagai upaya melestarikan salah satu cagar budaya terpenting di Indonesia sekaligus memperkuat fungsinya sebagai pusat sejarah, edukasi, dan kebudayaan.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat meninjau langsung kawasan Benteng Rotterdam bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (12/7/2026).
Dalam peninjauan itu, Fadli Zon melihat sejumlah bagian bangunan yang mulai mengalami kerusakan akibat usia, mulai dari dinding yang terkelupas hingga beberapa titik kebocoran pada bangunan bersejarah yang telah berdiri selama lebih dari empat abad.
"Tahun ini kita harapkan akan dilakukan revitalisasi Benteng Rotterdam dengan melakukan berbagai perbaikan. Ternyata masih banyak dinding yang terkelupas, terjadi kebocoran, dan membutuhkan penataan kawasan agar benteng ini dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat edukasi, pusat kebudayaan, pusat sejarah, sekaligus ruang aktivitas seni budaya," ujar Fadli Zon.
Menurutnya, revitalisasi akan tetap mengacu pada prinsip-prinsip pelestarian cagar budaya sehingga nilai historis Benteng Rotterdam tetap terjaga.
Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, pemerintah juga berencana mengoptimalkan berbagai fasilitas yang telah ada, seperti museum dan perpustakaan, sebagai ruang edukasi yang lebih representatif.
Kementerian Kebudayaan juga menyiapkan pengembangan konsep penyajian sejarah secara imersif agar pengunjung memperoleh pengalaman yang lebih menarik dan interaktif saat mempelajari sejarah Benteng Rotterdam.
"Kita harapkan dalam waktu dekat revitalisasi ini segera dilaksanakan. Kementerian Kebudayaan akan melakukan kajian yang cepat namun tetap tepat sesuai prinsip-prinsip pemugaran cagar budaya," katanya.
Baca Juga: Lapak Penjual Kelapa di Area Benteng Rotterdam Makassar Direlokasi
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon menegaskan Benteng Rotterdam merupakan salah satu benteng paling penting dalam sejarah Indonesia.
Benteng yang mulai dibangun pada abad ke-16 dan kemudian dikembangkan kembali oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-17 itu juga memiliki nilai historis tinggi karena menjadi tempat pengasingan Pangeran Diponegoro setelah berakhirnya Perang Jawa hingga wafatnya.
Selama kunjungan, Menteri Kebudayaan juga meninjau koleksi museum serta arsip sejarah yang tersimpan di dalam kompleks Benteng Rotterdam.
Ia memberikan sejumlah masukan terkait pengelolaan arsip dan penguatan fungsi edukasi agar kawasan tersebut semakin berkembang sebagai destinasi wisata sejarah dan kebudayaan.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik komitmen pemerintah pusat untuk merevitalisasi Benteng Rotterdam.
Menurutnya, pelestarian kawasan bersejarah tidak hanya penting untuk menjaga warisan budaya bangsa, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pengembangan sektor pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif di Kota Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
-
Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna