- Pemprov Sulawesi Selatan melaksanakan proyek infrastruktur jalan sepanjang 1.400 kilometer di 24 kabupaten/kota selama periode 2025–2027.
- Proyek senilai Rp2,5 triliun ini menggunakan skema multitahun untuk menjamin kepastian pendanaan serta menjaga kualitas hasil konstruksi.
- Pembangunan jalan strategis ini bertujuan memangkas biaya logistik serta membuka akses ekonomi bagi masyarakat di daerah terpencil.
Perbaikan jaringan jalan akan memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, serta memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai komoditas unggulan dari daerah menuju pusat-pusat perdagangan.
"Ketika jalan tersambung dengan baik, waktu tempuh akan berkurang, biaya distribusi turun, dan wilayah-wilayah yang sebelumnya tertinggal memiliki peluang yang sama untuk berkembang," katanya.
Menurutnya, dampak pembangunan akan dirasakan langsung oleh petani, pelaku UMKM, pedagang, hingga masyarakat yang membutuhkan akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Selain meningkatkan efisiensi transportasi, terbukanya akses jalan juga diyakini memunculkan pusat-pusat ekonomi baru, mulai dari jasa transportasi, perdagangan, kawasan istirahat, hingga pengembangan destinasi wisata yang sebelumnya sulit dijangkau.
Dampaknya Jangka Panjang bagi Sulawesi Selatan
Di balik proses pembangunan yang berpotensi menimbulkan kemacetan, debu, maupun perubahan arus lalu lintas sementara, Prof. Wahyu menilai manfaat jangka panjang yang akan diperoleh masyarakat jauh lebih besar.
Ia mengajak masyarakat mendukung proses pembangunan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
"Saya mengajak masyarakat untuk bersabar karena gangguan yang terjadi saat ini merupakan bagian dari proses membangun infrastruktur yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang. Setiap hari pekerjaan berjalan lancar berarti kita semakin dekat pada jalan yang lebih baik bagi generasi mendatang," tuturnya.
Prof. Wahyu menambahkan, keberhasilan Program Pembangunan Berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kualitas konstruksi, tetapi juga konsistensi pemerintah dalam menjaga transparansi progres pekerjaan dan komunikasi dengan masyarakat.
Baca Juga: Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
Apabila seluruh proyek selesai sesuai rencana, ia optimistis pembangunan jalan sepanjang 1.400 kilometer tersebut akan menjadi salah satu tonggak pembangunan infrastruktur paling berdampak dalam sejarah Sulawesi Selatan.
"Kalau itu berjalan baik, saya yakin proyek ini akan menjadi salah satu pencapaian infrastruktur paling berdampak dalam sejarah pembangunan Sulawesi Selatan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual
-
Makassar Dikepung Asap, Wali Kota Periksa Ruangan RSUD Daya
-
7 Calon Rektor UNM Menjalani Pemeriksaan Kesehatan
-
Pelatih PSIM Kirim Pesan Menohok Jelang Lawan PSM Makassar
-
Alasan Tito Karnavian Berhentikan Husniah Talenrang dengan Tidak Hormat