- Polrestabes Makassar menggerebek arena judi sabung ayam di rumah seorang pengacara di Kecamatan Tamalanrea pada 19 Juni 2026.
- Sebanyak enam orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pemilik rumah berinisial AL yang menyediakan lokasi perjudian bagi para pelaku.
- Polisi menyita berbagai barang bukti dan menahan para tersangka karena aktivitas perjudian tersebut meresahkan masyarakat di lingkungan sekitar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, lokasi tersebut memiliki area yang cukup luas sehingga mampu menampung puluhan orang dan arena pertandingan ayam aduan.
Saat penggerebekan berlangsung, polisi menemukan berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan praktik perjudian.
Barang bukti yang diamankan antara lain dua ekor ayam aduan, enam buku catatan register permainan, uang tunai sekitar Rp5 juta, tiga arena sabung ayam, serta dua unit timer digital yang digunakan untuk mengatur durasi pertandingan.
Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan ke Mapolrestabes Makassar bersama para terduga pelaku yang dibawa menggunakan kendaraan taktis kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Rivai mengungkapkan, para peserta yang diamankan berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Selain warga Makassar, terdapat pula peserta yang datang dari Kabupaten Maros, Pangkep, hingga Jeneponto.
"Yang berhasil diamankan itu kurang lebih 52 orang. Ada yang berasal dari Maros, Pangkep, dan ada juga dari Jeneponto," katanya.
Terbongkarnya arena sabung ayam tersebut sekaligus menjawab keresahan warga sekitar yang selama ini mengaku terganggu dengan aktivitas di lokasi itu.
Warga menyebut praktik perjudian tersebut telah berlangsung cukup lama dan kerap didatangi orang dari luar daerah menggunakan mobil maupun sepeda motor.
Selain menimbulkan keramaian, lokasi arena juga disebut berada tidak jauh dari rumah tahfiz dan masjid sehingga memicu penolakan dari masyarakat sekitar.
Baca Juga: 75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
Warga mengaku telah berulang kali melaporkan aktivitas tersebut kepada aparat kepolisian. Meski beberapa kali dilakukan tindakan penegakan hukum, praktik sabung ayam disebut masih terus berulang.
Bahkan sebagian warga mengaku sempat menerima intimidasi setelah menolak keberadaan arena perjudian tersebut. Mereka khawatir keselamatan dan keamanan lingkungan terganggu akibat aktivitas yang terus berlangsung.
"Ada ancaman. Mereka mengancam akan datang dan mendatangkan orang lain. Warga merasa tidak aman dan meminta perlindungan kepada pihak kepolisian," ungkap salah seorang warga.
Kini, setelah penggerebekan dan penetapan enam tersangka, warga berharap aktivitas perjudian yang selama ini meresahkan lingkungan mereka benar-benar dapat dihentikan.
Polisi pun memastikan proses hukum terhadap para tersangka akan terus berlanjut sembari mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam praktik judi sabung ayam tersebut.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa dan Polisi, Kejati Sulut Bongkar Fakta Sebenarnya
-
4 Pekerja Tambang Nikel di Konawe Utara Tewas Tertimbun Longsor
-
Masjid Megah Senilai Rp1 Triliun di Makassar Siap Dibuka untuk Umum
-
Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini
-
Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk