- Gubernur Sulawesi Selatan meninjau progres proyek infrastruktur jalan senilai Rp430 miliar di Makassar, Gowa, Sinjai, dan Bulukumba.
- Pembangunan difokuskan pada peningkatan sistem drainase serta betonisasi jalan untuk memperkuat konstruksi dan mengurangi risiko genangan air.
- Pemerintah berkomitmen menyelesaikan proyek tepat waktu guna meningkatkan konektivitas, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meninjau langsung progres pelaksanaan Program Multi Years Project (MYP) Infrastruktur Jalan Paket 1 senilai Rp430 miliar yang mencakup 14 ruas di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Sinjai dan Bulukumba, beberapa hari lalu.
Peninjauan dilakukan pada ruas Jalan Hertasning - Jalan Aroepala di Kota Makassar, Jalan HM Yasin Limpo (Poros Pattallassang), hingga ruas Burung-Burung - Bili-Bili di Kabupaten Gowa.
Dalam kunjungan tersebut, Andi Sudirman memastikan pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Salah satu fokus pekerjaan saat ini adalah peningkatan sistem drainase di Jalan Hertasning melalui pemasangan gorong-gorong menggunakan beton precast (pracetak) jenis U-Ditch.
“Pekerjaan gorong-gorong di Jalan Hertasning saat ini menggunakan beton precast U-Ditch untuk memperlebar penampang aliran air sehingga kapasitas saluran drainase dapat meningkat dan mampu mengurangi potensi genangan,” kata Andi Sudirman, Kamis (11/6/2026).
Selain itu, pekerjaan betonisasi juga mulai dilakukan pada ruas Jalan Aroepala. Tahap awal yang sedang dikerjakan merupakan fondasi dasar sekitar 10 cm terlebih dahulu sebelum dilakukan peninggian konstruksi jalan secara bertahap.
“Nantinya ruas Jalan Aroepala akan ditambah lapisan beton hingga sekitar 40 sentimeter. Dengan konstruksi yang lebih kuat, jalan ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan ketahanan yang lebih baik bagi pengguna jalan,” jelasnya.
Andi Sudirman menyadari proses pengerjaan infrastruktur pada ruas-ruas tersebut berdampak terhadap mobilitas masyarakat karena merupakan jalur dengan volume lalu lintas harian yang tinggi.
Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pekerjaan berlangsung.
Baca Juga: Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Teken Kerja Sama Penanganan Banjir Luwu Utara
“Ruas-ruas ini merupakan jalur dengan lalu lintas harian yang sangat tinggi, sehingga pengerjaannya membutuhkan proses yang maksimal dan dilakukan secara bertahap demi menghasilkan kualitas konstruksi yang baik,” tuturnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan infrastruktur yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian. Karena itu, kami terus mengawal seluruh program strategis agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Sulawesi Selatan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu