- Pemerintah Kota Makassar merelokasi pedagang kelapa muda dari kawasan Benteng Fort Rotterdam ke Pasar Kampung Baru.
- Langkah ini bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum seperti trotoar dan drainase agar kawasan wisata lebih tertata.
- Perumda Pasar menyiapkan 20 los baru untuk menjamin keberlangsungan usaha pedagang di lokasi yang lebih representatif.
Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, menegaskan bahwa relokasi dilakukan setelah melalui tahapan sosialisasi dan komunikasi dengan para pedagang.
Pemerintah, kata dia, berupaya mencari jalan tengah antara kebutuhan penataan kota dan perlindungan terhadap mata pencaharian warga.
Ia mengakui sebagian pedagang telah lama mencari nafkah di kawasan Benteng Rotterdam.
Namun, pemerintah juga memiliki tanggung jawab menjaga fungsi ruang publik agar dapat dinikmati seluruh masyarakat sesuai peruntukannya.
"Ini bukan tebang pilih. Penataan dilakukan secara bertahap di berbagai lokasi yang memanfaatkan fasilitas umum dan fasilitas sosial, terutama yang berada di jalan protokol, berpotensi menimbulkan kemacetan, atau mengganggu fungsi drainase," jelasnya.
Karena itu, relokasi dipandang sebagai solusi untuk menyeimbangkan dua kepentingan sekaligus: menjaga ketertiban dan estetika kota tanpa menghilangkan sumber penghidupan masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bersama Perumda Pasar Makassar Raya saat ini masih membuka ruang komunikasi dengan para pedagang sebelum proses perpindahan dilakukan.
Relokasi dijadwalkan mulai berlangsung pekan depan setelah seluruh tahapan administrasi dan penyiapan fasilitas selesai.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap kawasan Benteng Rotterdam dapat kembali berfungsi optimal sebagai ruang publik dan destinasi wisata sejarah.
Baca Juga: Ratusan Personil Turun Tertibkan Pasar Tumpah yang Sudah Beroperasi 20 Tahun di Makassar
Sementara para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya di lokasi yang lebih tertata, aman, dan memiliki kepastian berusaha dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
BRI: Industri Perbankan Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif
-
Jusuf Kalla Bawa Rencana Investasi Rp70 Triliun ke Presiden Prabowo
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR Mulai 1,75% dan Beragam Promo Menarik
-
Puluhan Kilogram Makanan Program Makan Bergizi Gratis Terbuang Sia-sia
-
Badal Haji Fiktif Terungkap! Simak Tips Cerdas Agar Tak Tertipu