Muhammad Yunus
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:57 WIB
Tim gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Jajaran Perumda Pasar, Kelurahan, Kesbangpol menertibkan pasar tumpah di jalan Veteran Utara Makassar, Minggu 24 Mei 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemkot Makassar berhasil menertibkan pasar tumpah di Jalan Veteran Utara secara humanis pada Minggu dini hari (24/5/2026).
  • Sebanyak 308 pedagang telah direlokasi secara gratis ke Terminal Malengkeri untuk memulihkan fungsi jalan serta trotoar umum.
  • Penertiban menyasar kawasan Pasar Kubis dan Kalimbu guna menciptakan lingkungan kota yang bersih serta bebas kemacetan kronis.

SuaraSulsel.id - Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam menata kawasan Jalan Veteran Utara agar bebas dari pasar tumpah akhirnya membuahkan hasil maksimal.

Penertiban aktivitas bongkar muat serta pedagang sayur-mayur yang selama puluhan tahun menggunakan badan jalan dan trotoar di sekitar Pasar Kubis, berlangsung lancar tanpa hambatan pada Minggu dini hari (24/5/2026).

Upaya penataan yang dimotori oleh pihak Kecamatan bersama tim gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Jajaran Perumda Pasar, Kelurahan, Kesbangpol, hingga tokoh masyarakat ini berjalan tertib, aman, dan humanis tanpa adanya gesekan dengan pedagang.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menegaskan bahwa kondusifnya proses relokasi ini terwujud berkat pendekatan komunikasi yang intensif serta tingginya kesadaran dari para pedagang.

"Alhamdulillah penataan berjalan kondusif. Tidak ada gesekan karena semua dilakukan secara kolektif dengan mengedepankan komunikasi dan menjaga ketertiban serta keamanan warga," ujar Ali Gauli Arief, Minggu (24/5).

Relokasi ke Terminal Malengkeri Secara Gratis

Selama ini, keberadaan pasar tumpah dan aktivitas bongkar muat di badan Jalan Veteran Utara kerap memicu kemacetan panjang, penyempitan ruas jalan, hingga mengalihfungsikan trotoar.

Kondisi yang berlangsung selama lebih dari 20 tahun tersebut kerap menjadi keluhan utama masyarakat dan pengguna jalan.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Makassar memindahkan aktivitas pedagang ke lokasi yang lebih layak, aman, dan luas di Terminal Malengkeri, Kecamatan Tamalate.

Baca Juga: Kronologi Penjual Sate Diamuk Warga di Makassar, Polisi Sampai Kewalahan

Pemerintah juga memberikan fasilitas tempat secara gratis agar roda ekonomi pedagang tetap berjalan nyaman.

Ali Gauli menjelaskan, saat ini sebanyak 308 penjual atau mobil boks pedagang bongkar muat telah berpindah ke Terminal Malengkeri.

Melalui relokasi ini, wilayah sepanjang Jalan Veteran Utara, khususnya di Kelurahan Gaddong dan Kelurahan Wajo Baru, kini mulai steril.

"Pemerintah Kota Makassar menyiapkan lokasi relokasi yang lebih luas dan tertata di Terminal Malengkeri agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum," jelasnya.

Penertiban Menyeluruh dan Humanis

Penataan ini dilakukan secara menyeluruh tanpa tebang pilih. Selain di Jalan Veteran Utara, penertiban juga menyasar Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati kawasan Jalan Kubis, lorong-lorong sekitar pasar, hingga kawasan Pasar Kalimbu, Kecamatan Bontoala.

Load More