- Dinas Pendidikan Kota Makassar membuka pendaftaran SPMB daring jenjang PAUD, SD, dan SMP pada 8 hingga 13 Juni 2026.
- Proses seleksi dilakukan melalui jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi mulai 15 Juni hingga akhir Juni 2026 mendatang.
- Masyarakat dapat melaporkan kecurangan selama proses seleksi melalui aplikasi LONTARA+ guna mewujudkan penerimaan siswa yang transparan dan akuntabel.
SuaraSulsel.id - Tahapan jadwal pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kota Makassar, dibuka mulai Senin, tanggal 8 Juni hingga 13 Juni 2026.
Sistem online di masing-masing satuan pendidikan melalui aplikasi dan website yang telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan Dinas Pendidikan telah mengumumkan tahapan pelaksanaan SPMB Tahun 2026 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP yang mulai dibuka Senin.
"Seluruh proses pendaftaran tahun ini kembali dilakukan secara daring melalui laman spmb.makassarkota.go.id," ujar Achi, Senin (8/6/2026).
Ia mengimbau para orang tua untuk menyiapkan seluruh dokumen administrasi sebelum masa pendaftaran akun dimulai agar proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran Jalur Non Domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP akan berlangsung pada 15–17 Juni 2026. Hasil seleksi jalur tersebut akan diumumkan pada 18 Juni 2026.
Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos melalui Jalur Non Domisili wajib melakukan pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 19–21 Juni 2026.
Sementara itu, pendaftaran Jalur Domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP dijadwalkan berlangsung pada 22–26 Juni 2026.
Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 27 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan tahapan pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 28–30 Juni 2026.
Baca Juga: Tragedi di SMPN 35 Makassar: Anggota OSIS Dikeroyok Usai Menegur Siswa Melanggar Aturan
"Jadi, pendaftaran akun dibuka pada 8–13 Juni 2026, disusul pendaftaran Jalur Non Domisili pada 15–17 Juni 2026 dan pengumumannya pada 18 Juni 2026," sambung Achi.
Menurutnya, jalur Domisili merupakan sistem penerimaan murid baru yang memprioritaskan calon siswa berdasarkan jarak tempat tinggal atau wilayah administratif dengan sekolah tujuan.
Jalur ini bertujuan untuk memeratakan akses pendidikan sekaligus mendekatkan lingkungan rumah dengan sekolah.
Peserta yang dinyatakan lolos melalui jalur Non Domisili wajib mengikuti tahapan pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 19–21 Juni 2026.
Adapun pendaftaran Jalur Domisili berlangsung pada 22–26 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 27 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 28–30 Juni 2026.
Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi mengimbau para orang tua untuk memahami terlebih dahulu tata cara pembuatan akun sebelum melakukan pendaftaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes