- Manajemen PSM Makassar resmi mencapai kesepakatan dengan pelatih baru untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 mendatang.
- Sosok yang kuat dirumorkan kembali menangani tim di Makassar adalah pelatih asal Bosnia-Herzegovina, Darije Kalezic.
- Pelatih baru tersebut akan menghadapi tantangan besar karena PSM Makassar sedang dijatuhi sanksi larangan transfer FIFA.
Kembalinya Darije dinilai bukan semata-mata keputusan bernuansa nostalgia.
Manajemen disebut melihat pengalaman dan karakter kepelatihan sang pelatih sebagai sosok yang cocok dengan kondisi PSM saat ini.
Selama berkarier, Darije dikenal sebagai pelatih yang gemar memberi kesempatan kepada pemain muda berkembang.
Pengalaman panjangnya di Belanda membuatnya terbiasa bekerja dengan talenta-talenta muda dan membangun tim dengan fondasi pemain lokal.
Karakter tersebut dianggap selaras dengan filosofi PSM yang selama ini banyak mengandalkan pemain asal Sulawesi Selatan dan akademi klub.
Dari sisi taktik, Darije dikenal menyukai permainan modern dengan organisasi pertahanan yang rapi serta transisi menyerang yang cepat. Formasi 4-2-3-1 menjadi salah satu skema favoritnya.
Gaya bermain tersebut menuntut kedisiplinan tinggi, kerja kolektif, serta kondisi fisik prima dari para pemain.
Selain pernah menangani PSM, Darije juga memiliki pengalaman melatih di sejumlah klub Eropa dan Asia. Beberapa klub yang pernah ditanganinya antara lain De Graafschap, Roda JC, ADO Den Haag, Wellington Phoenix hingga FK TSC Baka Topola di Liga Serbia.
Pengalaman panjang itu menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan besar yang menanti di Makassar.
Baca Juga: Yuran Fernandes Pergi, Sanksi FIFA Bikin PSM Makassar Kian Rumit
Datang Saat PSM Kesulitan
Jika benar kembali menangani PSM, Darije tidak datang dalam situasi yang ideal.
Pasukan Ramang baru saja menuntaskan musim Super League 2025/2026 dengan hasil yang jauh dari harapan.
Performa tim sepanjang musim dinilai tidak konsisten sehingga gagal bersaing di papan atas klasemen.
Di luar lapangan, situasi yang dihadapi PSM bahkan lebih rumit.
Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu kembali masuk dalam daftar klub yang dijatuhi sanksi FIFA. Berdasarkan data yang tercantum di laman resmi FIFA, sanksi tersebut mulai berlaku pada 22 Mei 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Rp30 Miliar untuk BPJS Warga Kurang Mampu di Sulawesi Tenggara
-
Pengemudi Innova Nekat Terobos Jalan Baru Dicor Jadi Buronan Petugas Pajak
-
Pengendara Pajero Nekat Terobos Proyek Jalan Aroepala, Ngaku Aparat Saat Ditegur Petugas
-
Kembalikan Puluhan Ribu Anak ke Sekolah, Inovasi Andi Sudirman Jadi 'Blueprint' Nasional
-
Begal Serang Dokter Asal Makassar Pakai Setrum Jadi Tersangka