- Kebakaran melanda gedung IPSRS dan radiologi lama RSUD Syekh Yusuf, Gowa, pada Jumat, 29 Mei 2026.
- Insiden dipicu dugaan korsleting kabel listrik, namun tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
- Petugas segera mengevakuasi pasien serta memadamkan api, sehingga layanan rumah sakit kini berangsur kembali normal.
"Untuk saat ini satu gedung IPSRS, ya, Perawatan dan Sarana, dan yang radiologi, ruang radiologi lama," katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut sempat memicu kepanikan, terutama di area Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Pasien dan keluarga pasien disebut panik setelah asap mulai menyebar ke beberapa bagian rumah sakit.
"Pasien sempat di awal panik. Di lima belas menit pertama itu mereka panik dan saat ini sudah dalam kondisi kembali tenang," ujar Gaffar.
Pihak rumah sakit bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap pasien di area IGD untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Pasien IGD sempat panik, tapi dievakuasi lebih awal. Kita evakuasi ke tempat khusus evakuasi saat kondisi darurat yang ada di IGD," jelasnya.
Menurut Gaffar, kepulan asap pada awal kejadian memang membuat situasi cukup mencekam. Seluruh sumber daya yang ada langsung dimaksimalkan sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.
"Asapnya memang di awal-awal tentu membuat kondisi panik dan antisipasi. Jadi sumber daya yang ada, APAR yang ada dimaksimalkan sambil menunggu pemadam kebakaran," katanya.
Ia menjelaskan, ruangan yang terbakar di gedung IPSRS merupakan tempat penyimpanan dan perbaikan berbagai alat rumah sakit yang mengalami kerusakan.
Baca Juga: Kronologi Mega Mall Manado Terbakar, Tewaskan 1 Orang yang Terjebak
"Yang terbakar dari ruang IPSRS itu alat rusak dibawa ke sini. Jadi semua instalasi alat yang ada di rumah sakit ini kalau rusak dibawa ke sini," ujarnya.
Meski begitu, pihak rumah sakit memastikan alat-alat medis utama yang digunakan untuk pelayanan pasien dalam kondisi aman dan tidak terdampak kebakaran.
"Tidak ada alat utama yang terbakar. Untuk radiologi, rontgen-nya saya kurang tahu posisi terakhirnya. Yang jelas, dua gedung utama, CT scan dan alat utama lainnya aman," tegas dr Gaffar.
Hingga Jumat sore, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Sementara itu, aktivitas pelayanan rumah sakit secara bertahap mulai kembali berjalan normal meski sebagian area masih dipasangi garis pembatas untuk kepentingan sterilisasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari kabel di salah satu ruangan gedung rumah sakit tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Payroll Perusahaan Jadi Lebih Efisien dengan Solusi Digital QLola by BRI
-
Panduan Lengkap Fase Registrasi Domain .ai.id untuk Publik Indonesia
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Lulusan SD Dominasi 16 Ribu Jemaah Haji Embarkasi Makassar
-
Wisata Pungut Sampah di Kota Kendari