Ilustrasi Jembatan Dirgahayu IKN. [Ist]
Baca 10 detik
- Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel merapatkan percepatan pembangunan Jembatan Kembar Barombong untuk mengatasi kemacetan di kawasan selatan Makassar.
- Pemkot Makassar menargetkan penyelesaian pembebasan lahan seluas tiga hektare pada Juni 2026 sebagai syarat dimulainya pembangunan fisik jembatan.
- Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran awal sebesar Rp100 miliar pada tahun 2027 untuk merealisasikan pembangunan konstruksi jembatan tersebut.
“SPJM ini menjadi dasar penguatan akuntabilitas bagi pemerintah provinsi untuk melanjutkan proses redesain pembangunan jembatan,” ujar Andi Ihsan.
Ia juga memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan anggaran awal sebesar Rp100 miliar pada tahun 2027 untuk mendukung dimulainya pembangunan fisik Jembatan Kembar Barombong.
“Anggaran awal untuk pembangunan sudah dialokasikan sebesar Rp100 miliar pada tahun anggaran 2027,” jelasnya.
Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh tahapan administrasi dan pembebasan lahan segera rampung agar proyek pembangunan Jembatan Kembar Barombong dapat masuk tahap konstruksi dan menjadi solusi kemacetan di kawasan selatan kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso