- Satreskrim Polresta Kendari menangkap pria berinisial IK atas dugaan penipuan bermodus sebagai jaksa gadungan di Sulawesi Tenggara.
- Pelaku menipu mahasiswa dengan menjanjikan pekerjaan sebagai penjaga tahanan setelah korban menyetorkan uang sebesar 23 juta rupiah.
- Tersangka telah beraksi di enam lokasi berbeda dengan total kerugian korban mencapai 69 juta rupiah untuk gaya hidup.
SuaraSulsel.id - Satreskrim Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menangkap terduga penipu berinisial IK (28) bermodus jaksa gadungan dan berhasil menguras uang korban hingga puluhan juta rupiah.
Kepala Satreskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan tersangka yang juga menggunakan nama samaran Andi Rian Halim tersebut ditangkap oleh Tim Buser77 di Jalan Wowawanggu, Kelurahan Kadia, sekitar pukul 03.30 WITA.
"Pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi jaksa pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dan menawarkan lowongan pekerjaan sebagai penjaga tahanan kepada korbannya," katanya.
Ia menjelaskan kasus ini terungkap setelah korban, seorang mahasiswa berinisial AL (22), melaporkan kerugian yang dialaminya.
Pelaku menjanjikan korban dapat bekerja di korps Adhyaksa tersebut dengan syarat menyetorkan uang sebesar Rp23 juta.
Berdasarkan hasil penyidikan, korban melakukan pembayaran secara bertahap sebanyak tiga kali di sebuah rumah kos di Kelurahan Lalolara.
Untuk meyakinkan korbannya, pelaku sempat memberikan kuitansi bermaterai dan surat panggilan palsu dari Kejaksaan Tinggi Sultra.
"Namun, setelah uang dilunasi, pelaku membatalkan panggilan tersebut secara sepihak dan kemudian menghilang serta tidak dapat dihubungi lagi," ujarnya.
Malau mengungkapkan bahwa uang hasil penipuan tersebut digunakan oleh tersangka untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup mewah (hedon), di antaranya untuk memodifikasi sepeda motor, menyewa vila di kawasan Tanjung Tapulaga selama dua bulan, serta merental mobil jenis HRV.
Baca Juga: Mentan Amran Sulaiman Perintahkan Perbaikan Tanggul Sultra Selesai 2 Minggu
"Dari tangan tersangka, kami menyita sejumlah barang bukti berupa satu pasang pakaian dinas Kejaksaan Tinggi Sultra beserta atribut lengkap yang digunakan pelaku untuk mengelabui para korbannya," katanya.
Ia menambahkan bahwa tersangka IK diduga kuat merupakan pelaku penipuan berantai. Hingga saat ini, pelaku mengaku telah beraksi di enam tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di Kendari dengan akumulasi kerugian para korban mencapai Rp69 juta.
"Kami masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya korban lain. Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harta Karun Terpendam di Mamuju: Logam Tanah Jarang untuk Industri Masa Depan
-
Terisolir dari Akses Kesehatan, Nasib Warga Pinrang Harus Berjuang di Jalan Rusak Demi Berobat
-
Pengamat: Geng Motor di Makassar Tak Bisa Diselesaikan dengan Represi Semata
-
Makassar Darurat Geng Motor, Kapolres: Jangan Biarkan Anak Keluar Malam
-
Sahroni Minta Polisi Tembak Begal yang Resahkan Warga Makassar