- Suciati, seorang penjual jalangkote asal Wajo, berhasil mewujudkan mimpinya menunaikan ibadah haji setelah menabung selama 16 tahun.
- Ia diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini sebagai bagian dari kelompok terbang 10 Embarkasi Makassar.
- Kabupaten Wajo mencatat jumlah calon jemaah haji tertinggi di Sulawesi Selatan sebanyak 1.941 orang pada tahun ini.
Pemberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Wajo sendiri menjadi momen penting yang selalu dinantikan setiap tahun.
Bupati Wajo, Andi Rosman menyebut keberangkatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam mendampingi warganya menunaikan rukun Islam kelima.
"Setiap tahun pemerintah daerah wajib hadir membersamai para calon jemaah haji. Kita patut bersyukur karena Wajo menjadi daerah dengan jumlah calon haji tertinggi di Sulawesi Selatan, sebanyak 1.941 orang," ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan kesiapan batin. Menurutnya, perjalanan haji bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang niat yang lurus dan kesiapan hati.
"Tetap jaga fisik dan luruskan niat kita menuju Tanah Suci. Jangan sampai kelelahan. Kalau merasa kurang enak badan, segera sampaikan ke petugas atau pembimbing haji," pesannya.
Lebih dari itu, Andi Rosman juga menitipkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi identitas masyarakat Wajo. Ia berharap seluruh jemaah mampu menjaga persatuan dan membawa nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
"Kita buktikan bahwa masyarakat Wajo itu bersatu, massiddi. Kita harus menjunjung tinggi nilai Yassiwajori sebagai simbol daerah kita," tuturnya.
Di antara ribuan jemaah yang bersiap berangkat, Suciati mungkin hanya satu nama. Namun kisahnya menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju mimpi tak pernah sia-sia.
Dari pasar tradisional di Sengkang, dari wajan sederhana yang setiap hari ia panaskan, hingga ke panggilan suci yang kini telah di depan mata Suciati membuktikan bahwa kesabaran bisa menjelma menjadi jalan.
Baca Juga: Kisah Penjual Ikan Keliling Naik Haji Setelah Menabung Puluhan Tahun
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jeritan Buruh Outsourcing: Tak Ada Skincare, yang Penting Anak Bisa Sekolah
-
Gagal Jadi Direksi PAM-TM? Ini Motif Oknum Polisi Mengamuk di Rumah Wali Kota Palopo
-
Oknum Polisi yang Terobos Rumah Wali Kota Palopo Diperiksa Propam
-
Rekaman CCTV Detik-detik Oknum Polisi Panjat Pagar Rumah Wali Kota Palopo Sambil Bawa Senjata Tajam
-
Karantina Sulsel Kawal Lalu Lintas Ternak dari Garongkong Jelang Iduladha