Muhammad Yunus
Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB
Suciati, penjual Jalangkote asal Wajo, Sulawesi Selatan akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah menabung 16 tahun [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Suciati, seorang penjual jalangkote asal Wajo, berhasil mewujudkan mimpinya menunaikan ibadah haji setelah menabung selama 16 tahun.
  • Ia diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini sebagai bagian dari kelompok terbang 10 Embarkasi Makassar.
  • Kabupaten Wajo mencatat jumlah calon jemaah haji tertinggi di Sulawesi Selatan sebanyak 1.941 orang pada tahun ini.

SuaraSulsel.id - Di ruang Aula Mina, di Asrama Haji Makassar, Suciati duduk tenang di antara ribuan calon jemaah lainnya.

Wajahnya tak mampu menyembunyikan rasa bahagia yang memenuhi dadanya.

Ia memang tak pandai merangkai kata dalam bahasa Indonesia yang fasih. Namun, sorot matanya sudah cukup bercerita.

Selama kurang lebih 16 tahun, Suciati menabung dari hasil jualan jalangkote. Penghasilannya tak pernah pasti.

Ada hari-hari di mana dagangannya laris diserbu pembeli, tapi tak sedikit pula hari sepi yang membuatnya harus lebih sabar menahan keinginan.

"Kalau ada lebih, saya sisihkan sedikit demi sedikit. Kalau untungnya kecil, tetap ditabung, tidak dibelanjakan. Kadang juga banyak kalau ada yang pesan," ujarnya dengan suara bergetar.

Wajahnya menggambarkan rasa haru, syukur, dan penantian panjang yang akhirnya terjawab.

Dari uang receh yang dikumpulkan dengan penuh kesabaran itu, ia akhirnya mendaftar haji pada tahun 2010. Sebuah langkah besar yang saat itu mungkin terasa jauh dari kenyataan.

Tahun ini, penantian panjang itu akhirnya terbayar. Suciati menjadi salah satu calon jemaah haji yang diberangkatkan bersama kloter 10 Embarkasi Makassar.

Baca Juga: Kisah Penjual Ikan Keliling Naik Haji Setelah Menabung Puluhan Tahun

Matanya berkaca-kaca seolah semua kenangan tentang perjuangan panjangnya berkelebat dalam satu waktu.

"Saya gembira sekali… saya haru," ucapnya singkat.

Usia yang tak lagi muda tak menjadi penghalang bagi Suciati untuk menjalani setiap rangkaian ibadah haji. Semangatnya justru terasa semakin kuat, seolah perjalanan panjang hidupnya telah menyiapkan dirinya untuk momen ini.

Kisah Suciati adalah potret ketekunan yang sunyi, tentang bagaimana mimpi besar tak selalu lahir dari kehidupan yang lapang.

Ia tumbuh dari kesabaran, dari pengorbanan kecil yang dilakukan berulang-ulang tanpa lelah.

Di tengah ribuan calon jemaah lainnya, langkahnya mungkin tampak biasa. Namun di balik itu, tersimpan cerita luar biasa tentang perjuangan seorang perempuan yang tak pernah berhenti percaya.

Load More