- Universitas Hasanuddin memperkuat sistem pengawasan UTBK SNBT dengan menyiagakan 1.128 pengawas demi menjaga integritas dan transparansi seleksi.
- Rektor Unhas memberikan arahan teknis kepada pengawas dan penanggung jawab lokasi pada 16 April untuk mencegah segala bentuk kecurangan.
- Pelaksanaan ujian berlangsung di Kampus Tamalanrea dan Gowa pada 21–28 April dengan melibatkan 43 ruang ujian di 15 lokasi.
Sekaligus menjadi pengingat bahwa Unhas memiliki sikap tegas terhadap segala bentuk perbuatan yang melanggar aturan.
Pesan ini disampaikan Prof JJ melalui kegiatan pengarahan kepada 1.128 pengawas UTBK SNBT yang berlangsung di Baruga AP Pettarani, mulai pukul 09.30 WITA, Kamis (16/04).
Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kesiapan teknis sebelum pelaksanaan ujian.
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, Unhas sebelumnya juga menggelar pengarahan bagi 84 Penanggung Jawab Lokasi (PJL) UTBK SNBT di Gedung Auditorium Amiruddin, Fakultas Kedokteran, pukul 08.00 WITA, Kamis (16/04).
Dimana, Prof. JJ kembali menekankan pentingnya peningkatan pengawasan secara berkelanjutan, dengan memastikan seluruh unsur memiliki komitmen yang sama dalam menjaga integritas.
Dirinya menegaskan, tidak boleh ada ruang, niat, maupun upaya sekecil apa pun untuk membantu terjadinya kecurangan.
Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali dengan informasi mengenai tata tertib pelaksanaan ujian, termasuk bentuk pengawasan dan koordinasi yang dilakukan oleh para pengawas maupun PJL.
Diharapkan, kegiatan pengarahan ini bisa membantu para pengawas dan PJL menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.
Pelaksanaan UTBK SNBT di Unhas digelar dalam 16 sesi, mulai 21–28 April, tersebar di 15 lokasi dengan 43 ruang ujian.
Baca Juga: Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia
Didukung 1.128 pengawas dan 84 PJL, seluruh rangkaian berlangsung terstruktur di Kampus Tamalanrea dan Gowa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso
-
Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap