Muhammad Yunus
Senin, 13 April 2026 | 16:42 WIB
Kondisi TPA Tamangapa, Manggala, Kota Makassar, Sabtu 4 April 2026. Pemerintah akan menghentikan pembuangan sampah dengan metode open dumping dan akan digantikan dengan waste-to-energy [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara)
Baca 10 detik
  • Kota Makassar menghasilkan 1.043 ton sampah per hari yang kini terpusat di TPA Tamangapa, Kecamatan Manggala.
  • TPA Tamangapa menghadapi kendala keterbatasan anggaran dan kerusakan alat berat yang menghambat proses operasional pengelolaan sampah.
  • Pemerintah kota berupaya mengalihkan metode dari open dumping ke sanitary landfill serta membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah.

Persoalan lain yang dihadapi TPA Antang adalah kondisi alat berat yang sempat tidak berfungsi.

Helmy menyebutkan, terdapat sekitar tujuh unit ekskavator yang mangkrak sehingga menghambat proses pengelolaan sampah.

Saat ini DLH Makassar tengah mengupayakan perbaikan alat-alat tersebut untuk mendukung penataan kawasan TPA.

5. Makassar Didorong Meninggalkan Sistem Open Dumping

Selama ini, pengelolaan sampah di banyak daerah masih menggunakan metode open dumping, yaitu pembuangan sampah terbuka tanpa pengolahan yang memadai.

Ke depan, Makassar didorong beralih ke sistem sanitary landfill, yaitu metode pengelolaan sampah yang lebih tertutup, terstruktur, dan ramah lingkungan.

Sistem ini juga bertujuan mengendalikan air lindi yang berpotensi mencemari tanah dan sumber air.

6. Pembenahan Kolam Lindi Butuh Biaya Besar

Air lindi dari timbunan sampah menjadi salah satu persoalan serius di TPA Antang.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Pastikan Lahan PSEL di TPA Tamangapa Siap Dibebaskan

Untuk membenahi kolam lindi dan menangani potensi pencemaran lingkungan di area lebih dari 17 hektare, dibutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar.

7. Makassar Bersiap Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Makassar juga menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) atau PLTSa Makassar Raya.

Teknologi ini diharapkan mampu mengubah sampah menjadi energi listrik sekaligus mengurangi beban TPA.

Untuk tahap awal saja, pembebasan lahan proyek ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar.

8. Warga Diminta Mengolah Sampah dari Rumah

Load More