- Kota Makassar menghasilkan 1.043 ton sampah per hari yang kini terpusat di TPA Tamangapa, Kecamatan Manggala.
- TPA Tamangapa menghadapi kendala keterbatasan anggaran dan kerusakan alat berat yang menghambat proses operasional pengelolaan sampah.
- Pemerintah kota berupaya mengalihkan metode dari open dumping ke sanitary landfill serta membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah.
Persoalan lain yang dihadapi TPA Antang adalah kondisi alat berat yang sempat tidak berfungsi.
Helmy menyebutkan, terdapat sekitar tujuh unit ekskavator yang mangkrak sehingga menghambat proses pengelolaan sampah.
Saat ini DLH Makassar tengah mengupayakan perbaikan alat-alat tersebut untuk mendukung penataan kawasan TPA.
5. Makassar Didorong Meninggalkan Sistem Open Dumping
Selama ini, pengelolaan sampah di banyak daerah masih menggunakan metode open dumping, yaitu pembuangan sampah terbuka tanpa pengolahan yang memadai.
Ke depan, Makassar didorong beralih ke sistem sanitary landfill, yaitu metode pengelolaan sampah yang lebih tertutup, terstruktur, dan ramah lingkungan.
Sistem ini juga bertujuan mengendalikan air lindi yang berpotensi mencemari tanah dan sumber air.
6. Pembenahan Kolam Lindi Butuh Biaya Besar
Air lindi dari timbunan sampah menjadi salah satu persoalan serius di TPA Antang.
Baca Juga: Wali Kota Makassar Pastikan Lahan PSEL di TPA Tamangapa Siap Dibebaskan
Untuk membenahi kolam lindi dan menangani potensi pencemaran lingkungan di area lebih dari 17 hektare, dibutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar.
7. Makassar Bersiap Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Makassar juga menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) atau PLTSa Makassar Raya.
Teknologi ini diharapkan mampu mengubah sampah menjadi energi listrik sekaligus mengurangi beban TPA.
Untuk tahap awal saja, pembebasan lahan proyek ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar.
8. Warga Diminta Mengolah Sampah dari Rumah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan