- Umat Katolik di Kota Makassar bersiap merayakan rangkaian Trihari Suci Paskah mulai tanggal 2 hingga 5 April 2026.
- Perayaan ini mencakup Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, hingga puncak kebangkitan Kristus pada Hari Minggu Paskah.
- Berbagai gereja di Makassar telah menetapkan jadwal misa khusus guna mendukung umat dalam menjalankan refleksi pembaruan diri.
SuaraSulsel.id - Umat Katolik di Kota Makassar bersiap menyambut perayaan Paskah 2026 yang menjadi puncak iman Kristiani.
Perayaan ini diawali dengan rangkaian Trihari Suci (Triduum), yang terdiri atas Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci, sebelum mencapai puncaknya pada Minggu Paskah.
Dalam tradisi Gereja Katolik, Trihari Suci memiliki makna mendalam dan menjadi inti dari perayaan iman.
Setiap harinya menghadirkan permenungan berbeda atas perjalanan sengsara, wafat, hingga kebangkitan Yesus Kristus.
Mengacu pada ajaran Gereja yang dihimpun oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Kamis Putih menjadi momen untuk mengenang perjamuan terakhir Yesus bersama para murid-Nya.
Dalam perayaan ini, umat diajak merenungkan tindakan Yesus yang memberikan diri-Nya melalui Ekaristi.
Kisah para rasul mencatat bahwa umat perdana selalu berkumpul untuk berdoa dan memecahkan roti bersama. Peristiwa pemecahan roti tersebut menjadi simbol kuat dari pengorbanan Kristus di kayu salib.
Lebih dari sekadar ritual, makna ini mengajak umat untuk meneladani semangat berbagi dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki Jumat Agung, umat mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus. Ibadah pada hari ini berlangsung dalam suasana hening dan reflektif, termasuk melalui prosesi Jalan Salib yang menggambarkan perjalanan penderitaan Yesus menuju penyaliban.
Baca Juga: Teror Granat di Kantor BPN Makassar
Sementara itu, Sabtu Suci menjadi masa penantian dalam keheningan sebelum perayaan kebangkitan.
Malam Paskah yang dirayakan pada Sabtu malam menjadi simbol kemenangan terang atas kegelapan, sekaligus menandai kebangkitan Kristus.
Pada Paskah 2026, Persatuan Gereja di Indonesia mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, yang diambil dari 2 Korintus 5:17: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
Tema ini mengajak umat untuk merayakan Paskah dengan penuh syukur dan sukacita, sekaligus menjadi momentum pembaruan diri.
Melalui kebangkitan Kristus, umat diajak meninggalkan kehidupan lama dan memasuki hidup baru yang berlandaskan kasih.
Di Makassar, sejumlah gereja Katolik telah menyiapkan jadwal misa untuk mendampingi umat menjalani rangkaian Trihari Suci hingga Minggu Paskah.
1. Gereja Katedral Makassar, misa Kamis Putih akan digelar dua kali, yakni pukul 17.00 Wita dan 20.30 Wita pada 2 April 2026.
Jumat Agung, 3 April 2026 diawali dengan ibadah Jalan Salib pukul 08.00 Wita, dilanjutkan misa pukul 15.00 Wita dan 18.30 Wita.
Sabtu Suci, misa akan dilaksanakan pukul 17.30 Wita dan 20.00 Wita.
Sedangkan pada Minggu Paskah, 5 April 2026, misa digelar dalam tiga sesi, yaitu pukul 08.00 Wita, 11.00 Wita, dan 17.00 Wita.
2. Paroki Maria Ratu Rosari Kare, misa Kamis Putih dijadwalkan pada pukul 16.30 Wita dan 20.00 Wita.
Pada Jumat Agung, ibadah Jalan Salib dimulai pukul 07.00 Wita, diikuti misa pukul 14.00 Wita dan 18.00 Wita.
Untuk Sabtu Suci, misa berlangsung pukul 16.30 Wita dan 20.00 Wita.
Adapun pada Minggu Paskah, misa diadakan pukul 08.00 Wita dan 18.00 Wita.
3. Paroki Albertus Agung Tanjung Bunga, misa Kamis Putih dilaksanakan pukul 18.30 Wita.
Jumat Agung dirayakan dalam dua sesi, yakni pukul 15.00 Wita dan 18.30 Wita.
Misa Sabtu Suci digelar pukul 18.30 Wita.
Sementara Minggu Paskah berlangsung pukul 08.00 Wita dan 17.00 Wita.
4. Paroki Yakobus Mariso, jadwal misa Kamis Putih berlangsung pukul 16.30 Wita dan 19.00 Wita.
Pada Jumat Agung, terdapat empat sesi misa, yaitu pukul 08.30 Wita, 11.30 Wita, 14.30 Wita, dan 18.30 Wita.
Sabtu Suci dirayakan pukul 16.30 Wita dan 19.30 Wita.
Sedangkan pada Minggu Paskah, misa digelar dalam empat sesi, yakni pukul 06.30 Wita, 09.00 Wita, 16.30 Wita, dan 19.00 Wita.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
Terkini
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Warga Loncat Dari Toko Saat Gempa Guncang Manado, Begini Kondisinya
-
Beli Infinix Hot 60 Pro Di Blibli Bisa Retur Dan Dua Jam Sampai, Benarkah?
-
Gedung KONI Manado Rusak, BMKG: Gempa Akibat Deformasi Kerak Bumi