- Seorang pria bernama Risal di Sinjai, Sulsel, viral karena praktik pengobatan alternatif menggunakan gerakan mirip salat dan mantra tidak pantas.
- MUI Sinjai mengkritik praktik tersebut karena mencampur doa dengan kata-kata tidak senonoh, Risal kemudian meminta maaf kepada publik.
- Polres Sinjai mulai memantau video viral tersebut dan telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Risal untuk klarifikasi lebih lanjut.
Namun, metode yang digunakannya kini menjadi perhatian karena dinilai berpotensi menyesatkan masyarakat.
Ketua I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sinjai, Ustaz Fadhlullah Marzuki menilai praktik tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.
Ia menegaskan bahwa mencampurkan doa dengan ungkapan yang tidak pantas dapat mencederai prinsip dasar dalam beragama.
"Mencampurkan kalimat mulia dengan kata-kata yang tidak pantas itu mencederai nilai-nilai prinsip agama. Dalam hal ini, agama memiliki aturan yang jelas terkait adab dan tata cara berdoa," ujar Fadhlullah.
Fadhlullah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih metode pengobatan alternatif, khususnya yang berkaitan dengan praktik spiritual.
Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa cara yang digunakan tidak menyimpang dari syariat.
"Kami bukan menghalangi mata pencaharian seseorang, tetapi kami sangat menyayangkan caranya. Penting untuk menjaga adab dalam penggunaan doa, apalagi jika disampaikan kepada masyarakat luas," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan telah bertemu langsung dengan Risal dan menerima permintaan maaf yang disampaikan.
Menurutnya, setiap orang memiliki peluang untuk berbuat salah dan memperbaiki diri.
Baca Juga: Warga Sinjai Stop Beli Gas, Pakai Biogas Kotoran Sapi
"Saya sudah bertemu dengan Risal dan yang bersangkutan telah meminta maaf ke publik. Kita ambil hikmahnya, bahwa siapa pun bisa khilaf," tambahnya.
Sementara itu, pihak kepolisian turut menaruh perhatian terhadap kasus ini.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Adi Asrul mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap video yang viral tersebut.
"Yang pasti kami melakukan monitoring dan pengawasan terkait video yang viral. Kami juga sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan besok (Rabu)," ujarnya.
Adi menjelaskan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Risal dan meminta yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi atas tindakannya.
"Saya sudah komunikasi dengan yang bersangkutan. Kami minta membuat video klarifikasi terkait hal itu," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Kronologi Mega Mall Manado Terbakar, Tewaskan 1 Orang yang Terjebak
-
Tampang Pelaku Lowongan Kerja Palsu, Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar
-
Pelajar di Luwu Tewas Mengenaskan usai Bercanda Ingin Nikahi Ibu Teman
-
Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ternyata Mau Cari Korban Baru di Surabaya
-
Gubernur Kaltara Minta Mahasiswa di Perantauan Saling Jaga Usai Kasus Kekerasan Seksual di Makassar