- Seorang ayah di Makassar, Anto (40), melaporkan istrinya, MT (38), ke Polda Sulsel atas dugaan penjualan tiga anak kandung dan satu keponakan.
- Salah satu anak kandung diduga sudah dipesan dan dibayar panjar saat masih dalam kandungan oleh pihak yang tidak diketahui.
- Anto melaporkan dugaan kejahatan serius ini pada 2 Maret 2026 setelah mendapati anak-anaknya menghilang secara misterius.
SuaraSulsel.id - Sebuah laporan polisi yang memilukan datang dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang ayah bernama Anto (40) dengan berat hati melaporkan istrinya sendiri, MT (38), atas dugaan kejahatan luar biasa: penjualan anak. Tak tanggung-tanggung, MT dituding telah menjual tiga anak mereka dan satu keponakannya.
Kecurigaan Anto berawal dari hilangnya anak-anak dari rumah tangga mereka yang telah dikaruniai total lima anak, terdiri dari tiga anak kandung dan dua anak sambung. Perasaan Anto sebagai seorang ayah hancur ketika ia mulai menyadari satu per satu buah hatinya lenyap secara misterius.
Ia pertama kali menaruh curiga pada nasib anak sambungnya, AI. Berdasarkan pengakuan yang didapatnya, sang istri diduga bersekongkol dengan ibu mertuanya untuk menjual AI.
"Saya dapat informasi dari istri saya kalau anak sambung saya, AI, itu sudah dijual dengan mertua saya," kata Anto pada hari Rabu (25/3/2026).
Kengerian tidak berhenti di situ. Dugaan paling mengejutkan menimpa anak kandungnya, AZ. Menurut informasi yang didapat Anto dari ketua RT setempat, AZ diduga sudah "dipesan" dan diberi uang panjar bahkan sejak masih berada di dalam kandungan istrinya.
"Saya tahu dari pak RT, katanya waktu anak saya masih dalam kandungan sudah ada yang panjar Rp 1,8 juta. Saya dengar dari pak RT, yang sudah panjar datang (setelah bayinya lahir) dan cekcok karena bayi belum diberikan," bebernya, mengungkap praktik keji yang diduga dilakukan istrinya.
Kekhawatiran Anto semakin memuncak saat anak kandungnya yang lain, AS, juga tak pernah lagi terlihat batang hidungnya selama dua bulan terakhir. Naluri seorang ayah membuatnya yakin AS telah menjadi korban berikutnya.
"AS ini menurut saya dia juga sudah dijual karena sudah tidak pernah datang lagi, ada dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya," ungkapnya pasrah.
Dugaan bahwa istrinya terlibat dalam sindikat atau praktik penjualan bayi semakin menguat saat ia mendapat kabar mengenai nasib keponakannya. Bayi dari iparnya itu diduga langsung dijual sesaat setelah dilahirkan dengan nilai transaksi mencapai jutaan rupiah.
Baca Juga: TNI AL Jadikan Kapal Perang 'Taman Bermain' Rakyat di Hari Raya Lebaran
"Istri saya bilang waktu melahirkan iparnya itu, bayinya juga langsung ada yang ambil dan sudah dibayar Rp 8 juta," ungkap Anto.
Dalam keputusasaannya, Anto telah berusaha mencari istri dan anak-anaknya. Namun, usahanya sia-sia. "Saya sudah desak pulang, tapi tidak mau. Saya datang ke rumah mertua, tapi istri dan anak-anak saya sudah tidak ada," tuturnya.
Merasa tak punya pilihan lain, Anto akhirnya menempuh jalur hukum. Ia secara resmi melaporkan istrinya ke SPKT Polda Sulawesi Selatan dengan nomor laporan LP/B/248/III/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN, yang tercatat pada tanggal 2 Maret 2026.
Pihak Suara.com telah mencoba mengonfirmasi laporan ini kepada Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Didik Supranoto. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada respons yang diberikan terkait perkembangan kasus yang menyayat hati ini.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang
-
Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo
-
Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!
-
Pertamini dan Pengecer BBM di Kendari Dibongkar Petugas
-
Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga