- Gubernur Sulbar mengingatkan ASN yang mudik Idul Fitri untuk kembali bekerja tepat waktu atau akan dikenakan sanksi.
- Gubernur memantau langsung kesiapan posko, fasilitas, serta berdialog dengan penumpang di Terminal Simbuang Mamuju.
- Harga tiket bus tujuan Makassar dipastikan stabil pada puncak arus mudik
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mudik Lebaran untuk kembali tepat waktu setelah melakukan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
"Saya mengingatkan ASN yang melakukan mudik agar kembali tepat waktu. Pelanggaran terhadap aturan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku," ucapnya di Mamuju, pekan lalu, saat pemantauan langsung arus mudik di Terminal Simbuang Mamuju.
Pada kegiatan tersebut, Suhardi Duka didampingi Sekretaris Daerah Junda Maulana, Kapolda Sulbar Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta, serta sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Terminal, dan pejabat vertikal lainnya.
Selama pemantauan, Gubernur meninjau kesiapan sejumlah pos pengamanan dan pos kesehatan yang telah disiagakan di dalam kompleks terminal.
Ia juga sempat berdialog langsung dengan para penumpang di atas bus untuk memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan mereka.
"Pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik lebaran tahun ini," kata Suhardi Duka.
Gubernur memastikan kendaraan yang beroperasi dalam kondisi layak jalan dan penumpang dapat terangkut dengan baik.
Ia juga memastikan seluruh petugas berada di lokasi dan menjalankan tugas dengan baik, mulai dari pemeriksaan kelayakan kendaraan, pengawasan kepatuhan lalu lintas, hingga kesiapan tenaga kesehatan.
Dukungan logistik bagi petugas, lanjutnya, juga menjadi perhatian agar mereka tetap prima selama bertugas.
Baca Juga: Mengapa PPPK Sulbar Tak Dapat THR? Ini Penyebabnya
"Semua petugas lengkap, ada yang cek kendaraan dan ada tenaga kesehatan. Yang penting juga mereka harus cukup konsumsi, supaya bisa bertahan dan bekerja dengan baik,” katanya.
Gubernur juga mengimbau para penumpang agar tetap tertib saat naik ke dalam bus dan tidak berdesak-desakan.
“Penumpang tidak perlu berdesakan. Naiklah secara teratur karena semua sudah diatur oleh petugas. Bus tidak akan meninggalkan penumpangnya,” ujar Suhardi Duka.
Ia juga mengingatkan agar penumpang memastikan tujuan dan bus yang akan dinaiki agar tidak terjadi kesalahan.
Selain itu Suhardi Duka memastikan harga tiket masih dalam kondisi stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan.
"Kami mengecek langsung harga tiket sekitar Rp280 ribu per orang dan untuk bus sleeper di atas Rp300 ribu. Jadi tidak ada kenaikan tarif bus," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Arus Mudik 2026 di Sulsel: 11 Orang Meninggal Dunia
-
Data Gempa Terbaru Gunung Awu yang Bikin Badan Geologi Khawatir
-
Satu Juta Lahan Adat di Sulteng Terancam Industri Pertambangan dan Perkebunan
-
Gubernur Sulbar Ingatkan ASN yang Mudik Agar Kembali Tepat Waktu
-
Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Simpan Nomor Panggilan Polri 110 Sekarang Juga!