Muhammad Yunus
Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:01 WIB
Mantan Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla menilai konflik yang melibatkan Iran berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi Indonesia [SuaraSulsel.id/Tim Media JK]
Baca 10 detik
  • Jusuf Kalla memprediksi konflik Iran berdampak pada ekonomi Indonesia, meningkatkan beban subsidi energi dan harga BBM.
  • Kalla menekankan perlunya sikap politik tegas Indonesia dalam konflik internasional, khususnya bagi negara dengan populasi Muslim terbesar.
  • Ia menyarankan penyelesaian konflik dibawa ke forum internasional, dengan Indonesia mendukung pihak yang diserang sebagai korban.

Menurutnya, Indonesia perlu menunjukkan keberpihakan terhadap negara yang menjadi korban serangan.

Ia menilai sikap tersebut penting agar Indonesia tetap konsisten dalam mendorong kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia dan dunia Islam.

Kalla menambahkan, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia diharapkan memiliki posisi yang jelas dalam merespons konflik yang melibatkan negara-negara Islam.

“Sebagai negara yang diserang dan teraniaya, kita harus punya sikap. Logikanya kita harus berpihak kepada negara yang diserang,” kata Kalla.

Pernyataan tersebut disampaikan Kalla dalam konteks meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

Load More