Ilustrasi Nikel [Suara.com/Antara]
Baca 10 detik
- PT Vale Indonesia mencatat produksi nikel matte stabil 66.848 ton (naik 3%) dan pendapatan US$902 juta hingga November 2025.
- Investasi hilirisasi seperti Proyek Pomalaa (65% progres) dan Morowali (99% progres) bertujuan memperkuat rantai pasok global.
- Perusahaan menunjukkan komitmen lingkungan dengan 50% area tambang direklamasi dan ESG Risk Rating terendah di sektor pertambangan nasional.
Pada aspek sosial, lebih dari 99 persen tenaga kerja perusahaan merupakan warga negara Indonesia.
Ribuan pekerja lokal terlibat dalam proyek Pomalaa, Morowali, dan Sorowako, disertai program pemberdayaan seperti pertanian organik, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pelatihan operator alat berat, hingga pembangunan nursery berkapasitas satu juta bibit per tahun.
PT Vale menilai hilirisasi bukan sekadar meningkatkan produksi, tetapi juga menciptakan nilai tambah di dalam negeri dan memperkuat ekonomi lokal.
Di tengah meningkatnya permintaan nikel untuk kendaraan listrik dan transisi energi global, perusahaan menegaskan industri tambang tetap dapat tumbuh dengan menjaga keseimbangan antara ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan