- Peresmian RDMP Balikpapan adalah langkah strategis mengurangi ketergantungan impor BBM dan memperbaiki neraca transaksi berjalan negara.
- Proyek RDMP mengarahkan Indonesia menjadi pelaku industri pengolahan energi yang menciptakan diversifikasi produk bernilai tambah.
- Pemerintah mengarahkan penyerapan BBM domestik oleh SPBU swasta untuk menjamin kepastian pasar hasil produksi kilang nasional.
SuaraSulsel.id - Peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh pemerintah dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional.
Sejumlah akademisi melihat proyek ini bukan sekadar pembangunan kilang, tetapi bagian dari strategi besar untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) dan memperbaiki struktur ekonomi energi Indonesia.
Pakar energi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Muhammad Bachtiar Nappu menyebut selama ini Indonesia masih bergantung pada impor BBM jadi, terutama dari Singapura.
Ketergantungan tersebut membuat harga lebih mahal karena pembelian dilakukan dalam mata uang dolar Amerika Serikat.
"Kita selama ini membeli bensin yang sudah jadi dari Singapura, tentu harganya mahal. Akan jauh lebih baik jika melalui fasilitas RDMP kita bisa mengolah sendiri minyak mentah, lalu menghasilkan bensin untuk kebutuhan dalam negeri," ujar Bachtiar dalam diskusi bersama media di Makassar, Rabu, 11 Februari 2026.
Menurutnya, penguatan kapasitas kilang melalui RDMP merupakan kebijakan strategis untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
Dengan kemampuan pengolahan yang meningkat, Indonesia tidak lagi semata menjadi pasar produk BBM impor.
Bachtiar menilai dampak kebijakan ini juga signifikan terhadap neraca transaksi berjalan (current account deficit). Impor BBM selama ini menyedot devisa dalam jumlah besar karena transaksi dilakukan dalam dolar AS.
"Bagus untuk mengurangi ketergantungan impor dan menekan current account deficit. Karena kita beli dalam USD," katanya.
Baca Juga: RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Siap Tancap Gas di Tiga Blok Raksasa
Pasca peresmian RDMP, pemerintah mulai menghentikan impor solar dan mengarahkan pemenuhan kebutuhan dalam negeri melalui produksi Pertamina.
Kebijakan tersebut diperkuat dengan aturan yang mendorong SPBU swasta menyerap produk BBM domestik.
Langkah ini dimaksudkan agar hasil produksi kilang dalam negeri memiliki kepastian pasar.
Dari perspektif ekonomi, ekonom Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Syamsuri Rahim menilai RDMP merupakan bagian dari strategi industrialisasi sektor energi.
Dengan pengolahan minyak mentah di dalam negeri, Indonesia tidak lagi hanya menjadi pembeli produk jadi, melainkan pelaku utama dalam rantai nilai industri energi.
"RDMP ini lebih condong ke industri pengolahan. Minyak mentah diolah menjadi bahan bakar, lalu punya berbagai produk turunan. Artinya, ini menggerakkan ekonomi karena ada diversifikasi produk hingga ke hilir. Tidak ada yang terbuang, semuanya diolah sehingga menciptakan nilai tambah," jelas Syamsuri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga
-
Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang