- Petugas Avsec Bandara Juanda menggagalkan penyelundupan seekor anak kera dalam koper bagasi pada Minggu, 13 September 2026.
- Warga Bulukumba berinisial MFS menyembunyikan satwa tersebut dalam penerbangan Lion Air rute Surabaya menuju Makassar.
- Anak kera ilegal itu diamankan oleh BKHIT Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta laboratorium lebih lanjut.
SuaraSulsel.id - Seorang warga Bulukumba, Sulawesi Selatan berinisial MFS diduga hendak membawa seekor anak kera ekor panjang (Macaca fascicularis) secara ilegal dari Surabaya menuju Sulawesi Selatan.
Anak kera tersebut disembunyikan di dalam koper berisi pakaian dan hendak dibawa menggunakan pesawat Lion Air JT-780 dengan rute Surabaya-Makassar.
Rencananya, satwa tersebut akan dibawa hingga ke Bulukumba.
Upaya membawa satwa secara sembunyi-sembunyi itu terungkap setelah petugas Aviation Security (Avsec) Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur menemukan indikasi keberadaan hewan hidup saat memeriksa koper melalui mesin X-ray.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 11.33 WIB.
Plt Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur, Hudiansyah Is Nursal mengatakan kecurigaan petugas bermula ketika hasil pemindaian X-ray menunjukkan adanya benda yang diduga merupakan hewan hidup di dalam salah satu koper bagasi penumpang.
"Petugas Airport Security menemukan indikasi keberadaan hewan hidup melalui pemeriksaan X-ray terhadap salah satu koper bagasi penumpang," kata Hudiansyah melalui rilis resmi Balai Karantina Indonesia pada Rabu, 16 September 2026.
Pihak maskapai kemudian mengumumkan agar pemilik koper segera melapor kepada petugas. Namun, hingga proses boarding sekitar pukul 12.00 WIB, penumpang yang bersangkutan tidak kunjung datang.
Pemilik koper diketahui berinisial MFS dan tercatat sebagai penumpang Lion Air JT-780 rute Surabaya-Makassar.
Baca Juga: Ari Lasso Jelaskan Kondisi Dalam Pesawat Garuda GA604 yang Alami Kerusakan Saat Mendarat
Karena tidak ada penumpang yang datang untuk mengakui atau menyerahkan satwa tersebut, petugas Airport Security bersama pejabat Karantina Jawa Timur kemudian melakukan pemeriksaan terhadap koper.
Hasilnya, petugas menemukan seekor anak kera ekor panjang di antara tumpukan pakaian.
Satwa tersebut ditempatkan di dalam sebuah kardus kecil yang kemudian dibungkus menggunakan plastik berwarna hitam. Kardus itu diselipkan di antara pakaian di dalam koper bagasi.
Upaya menyamarkan keberadaan anak kera tersebut bahkan dilakukan dengan menggunakan kardus bekas kemasan makanan cepat saji.
"Dari hasil pemeriksaan bersama antara Airport Security Bandara Juanda dengan pejabat Karantina Jatim, diketahui bahwa hewan tersebut merupakan seekor anakan kera ekor panjang yang ditempatkan di dalam kardus berukuran kecil, dibungkus plastik berwarna hitam, kemudian disembunyikan di antara pakaian di dalam koper bagasi," ujar Hudiansyah.
"Kardus tersebut bahkan menggunakan label bekas kemasan makanan cepat saji, sehingga keberadaan satwa berusaha disamarkan," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar