- Presiden Prabowo Subianto mengarahkan kepala daerah menertibkan pemasangan baliho partai politik yang merusak estetika kota.
- Kesbangpol Sulawesi Selatan telah menyurati partai politik dan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk penertiban alat peraga.
- Meskipun ada arahan, masih ditemukan banyak baliho partai politik, termasuk milik partai presiden, terpasang tidak sesuai aturan di Makassar.
Di antaranya pertigaan Jalan Urip ke arah Jalan AP Pettarani.
Di Jalan AP Pettarani misalnya, masih ditemukan bendera dan spanduk Partai Gerindra, partai politik yang mengusung sekaligus dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Spanduk dan bendera tersebut tampak terpasang di area terbuka yang berdekatan dengan badan jalan, sebagian bahkan berada di ruang publik yang rawan mengganggu ketertiban dan estetika kota.
Temuan ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat Presiden Prabowo secara tegas meminta seluruh pihak tanpa pengecualian untuk menjaga wajah kota dan menertibkan alat peraga yang dipasang tidak sesuai aturan.
Dalam rapat bersama seluruh kepala daerah di Sulawesi Selatan, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman kembali menekankan arahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk soal penertiban baliho dan kebersihan lingkungan.
"Program presiden adalah program yang sudah ditetapkan. Kita sebagai abdi negara, kepala daerah, tidak boleh ada yang melenceng," kata Andi Sudirman, Senin, 9 Februari 2026.
Selain penertiban baliho, rapat tersebut juga membahas sejumlah program strategis nasional, seperti renovasi sekolah, gentengnisasi, stabilitas politik, swasembada pangan, perbaikan infrastruktur, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Andi Sudirman menyebut, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas pengarahan Presiden Prabowo terkait program-program prioritas yang harus dijalankan di daerah.
Ia juga menyinggung perhatian Presiden terhadap hal-hal yang kerap dianggap sepele, namun berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, seperti kebersihan lingkungan.
Baca Juga: Pemkot Makassar Akan Bangun PLTSa di TPA Tamangapa, Tender Diulang!
"Permasalahan yang dianggap sepele tapi menjadi perhatian adalah kebersihan, untuk melaksanakan kerja bakti atau gerakan aksi Aman, Sehat, Resik, dan Indah," ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi, Pemerintah Provinsi Sulsel telah menetapkan kegiatan bersih-bersih lingkungan setiap hari Jumat, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 Wita.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah, serta menyiapkan sembilan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kabupaten dan kota yang telah memiliki lahan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Ini Radius Bahaya Terbaru Gunung Karangetang
-
Presiden Singgung Estetika Kota, Bendera Gerindra Masih Bertebaran di Makassar
-
Ini Rahasia Gubernur Sulsel Dorong Gaya Hidup Sehat dan Hijau Warga
-
Ragam Sumber Beasiswa di Unhas dan Cara Jitu Mendapatkannya
-
Oknum Dosen ITH Parepare Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi