- Kanwil Kemenkum Sulbar menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Kurrak kepada Pemkab Polewali Mandar, Kamis (5/2).
- Sertifikat IG ini merupakan pengakuan resmi negara yang bertujuan meningkatkan daya saing dan nilai jual produk lokal tersebut.
- Pengakuan ini membuka peluang akses pasar lebih luas serta memberikan perlindungan hukum kuat terhadap potensi penyalahgunaan produk.
SuaraSulsel.id - Kementerian Hukum melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat secara resmi menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) kopi robusta Kurrak sebagai pengakuan perlindungan negara kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar atas produk lokal daerah itu.
"Penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis merupakan bentuk pengakuan resmi negara terhadap kekayaan intelektual produk lokal daerah," kata Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, saat menyerahkan Sertifikat IG Kopi Robusta Kurrak kepada Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, Kamis (5/2).
Indikasi Geografis, kata Rochim, bukan hanya simbol identitas daerah, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal.
"Pengakuan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing, reputasi dan nilai jual kopi robusta Kurrak Polewali Mandar, sekaligus memberikan perlindungan hukum yang kuat terhadap potensi penyalahgunaan oleh pihak lain," jelas dia.
Sementara, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkum Sulbar, Hidayat, menegaskan, pendaftaran Indikasi Geografis itu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi perlindungan hukum maupun penguatan kepercayaan konsumen.
"Sertifikasi IG juga membuka peluang akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional dan internasional," kata dia.
Sedangkan, Kabid Kekayaan Intelektual Kemenkum Sulbar, Juani, menyampaikan, proses pendaftaran Indikasi Geografis kopi Kurrak, telah melalui tahapan panjang dan sejumlah perbaikan dokumen sebelum akhirnya memperoleh pengakuan resmi.
"Alhamdulillah, setelah melalui proses yang tidak singkat dan beberapa kali penyempurnaan dokumen, hari ini Sertifikat Indikasi Geografis kopi kurrak Polewali Mandar akhirnya dapat diserahkan," kata dia.
Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkum Sulbar berharap Pemkab Polewali Mandar dapat berperan aktif dalam mengawal rantai distribusi dan melakukan promosi berkelanjutan.
Baca Juga: Dendam Narkoba Motif Pembunuhan Berencana di Polewali Mandar, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Selain itu tambahnya, membina masyarakat pengelola Indikasi Geografis agar manfaat sertifikasi ini dapat dirasakan secara optimal oleh petani dan pelaku usaha lokal.
"Dengan diserahkannya Sertifikat Indikasi Geografis ini, kopi robusta Kurrak Polewali Mandar diharapkan semakin dikenal luas sebagai produk unggulan daerah yang memiliki kualitas, reputasi, dan karakteristik khas yang dilindungi oleh negara," ujar dia.
Kopi Kurrak yang berasal dari Desa Kurrak, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar tersebut memiliki karakteristik khas yang tidak dimiliki daerah lain dan patut dilindungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan
-
Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing
-
Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga
-
Laboratorium Temukan Bakteri Berbahaya di Potongan Buah Naga Menu MBG
-
Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri