Muhammad Yunus
Kamis, 05 Februari 2026 | 13:39 WIB
Judas Amir. [Facebook/Judas Amir)
Baca 10 detik
  • Partai NasDem Sulsel mengerucutkan calon pengganti Rusdi Masse (RMS) untuk proses PAW anggota DPR RI setelah RMS pindah ke PSI.
  • Putri Dakka dan Hayarna Basmin gugur sebagai calon PAW karena Putri Dakka melawan NasDem, Hayarna telah menjadi anggota PSI.
  • DPW NasDem Sulsel kini menjagokan Judas Amir sebagai figur paling steril dan berprestasi untuk diajukan dalam waktu dekat.

Ia juga menyebut Andi Aslam sebagai figur lain yang tidak lagi masuk dalam radar PAW lantaran telah mengundurkan diri dari NasDem dengan alasan pribadi.

Dengan gugurnya sejumlah nama tersebut, DPW NasDem Sulsel kini mengerucutkan pilihan pada satu figur yang dinilai paling memenuhi syarat. Baik dari sisi loyalitas maupun kontribusi terhadap partai.

Sosok yang dimaksud adalah Judas Amir, kader NasDem asal Palopo.

"Paling steril dan memungkinkan itu Judas. Kalau mau ditakar Judas ini dua kali memenangkan NasDem di Palopo. Dari segi kontribusi dan loyalitas tidak diragukan lagi," jelasnya.

Tobo menambahkan Judas juga memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat di internal partai.

Sebelumnya, Judas pernah menjabat sebagai Ketua NasDem Luwu. Kemudian dipindahkan ke Palopo dan kembali mencatatkan kemenangan bagi NasDem.

"Dia pernah jadi ketua NasDem di Luwu, kemudian dibawa ke Palopo dan dua kali menang. Artinya prestasi itu harus dihargai. Itu yang membuatnya paling steril," katanya.

Terkait waktu pengusulan PAW, Tobo mengatakan pihaknya masih menunggu momentum yang tepat.

DPW NasDem Sulsel akan menggelar rapat internal setelah Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, kembali dari Jakarta.

Baca Juga: RMS Resmi Gabung PSI: Di Mana Solidaritasmu?

"Kami sedang rapatkan. Mungkin setelah Ketua pulang dari Jakarta, kita rapatkan. Sekaligus konsolidasi untuk semua tingkatan," ujarnya.

Menurut Tobo, rapat tersebut tidak hanya membahas PAW RMS, tetapi juga konsolidasi menyeluruh untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah.

Ia mengakui, dinamika politik yang terjadi turut berdampak pada soliditas pengurus di daerah.

"Konsolidasi dan PAW RMS. Kita mau konsolidasi bagaimana memperhatikan struktur agar kita jalan sama-sama, dalam rangka mempertahankan kemenangan NasDem di Sulawesi Selatan," kata Tobo.

Ia juga menepis anggapan bahwa kepengurusan DPW NasDem Sulsel mengalami kekosongan pasca-kepergian RMS. Menurutnya, struktur partai tetap lengkap dan solid.

"Lengkap. Lengkap. Masih solid," ujarnya singkat.

Load More