Budi Arista Romadhoni
Selasa, 03 Februari 2026 | 12:29 WIB
Kapal pengangkut ikan meledak di Pelabuhan Paotere dan melukai sembilan orang. (Ist)
Baca 10 detik
  • Kapal pengangkut ikan meledak dan terbakar di Pelabuhan Paotere Makassar pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 05.00 Wita.
  • Insiden tersebut terjadi saat pembongkaran ikan berlangsung dan mengakibatkan sembilan nelayan terluka serius.
  • Ledakan diduga berasal dari mesin kapal dan penanganan melibatkan tim gabungan untuk pemadaman serta evakuasi korban.

Fadli menambahkan upaya pemadaman dan penanganan dilakukan dengan cepat untuk mencegah api merembet ke kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. 

Pelabuhan Paotere diketahui merupakan salah satu pelabuhan tradisional yang cukup padat oleh kapal nelayan, terutama pada pagi hari.

"Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan, baik untuk penanganan kejadian maupun pendataan korban di lapangan," kata Fadli.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan mesin kapal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang. BPBD menyerahkan proses investigasi lebih lanjut kepada instansi terkait untuk memastikan sumber ledakan dan apakah terdapat unsur kelalaian atau faktor teknis tertentu.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat khususnya para nelayan dan pelaku aktivitas di kawasan pelabuhan agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan kerja. 

Pemeriksaan rutin terhadap kondisi mesin kapal dan pengelolaan bahan mudah terbakar menjadi hal penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

"Kami mengingatkan agar aspek keselamatan kerja selalu diutamakan, terutama di lingkungan pelabuhan yang memiliki risiko tinggi," ujarnya.

BPBD juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan dan edukasi keselamatan bagi nelayan dan pekerja pelabuhan, demi meminimalkan potensi kecelakaan di kawasan pesisir dan aktivitas kelautan.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga: Memasuki Babak Baru, Ini 5 Fakta Kasus Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi

Load More