- Kanwil DJPb Sulsel mencatat total penyaluran KUR mencapai Rp16,83 triliun selama tahun 2025, tumbuh 0,35 persen secara tahunan.
- Penyaluran KUR tersebut didukung subsidi bunga Rp1,52 triliun dan berhasil menjangkau 283.989 debitur di Sulsel.
- Sektor pertanian menerima penyaluran KUR terbesar yaitu sebesar Rp8,46 triliun, dengan Kabupaten Bone sebagai lokasi penyaluran terbesar.
SuaraSulsel.id - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulsel mencapai Rp16,83 triliun sepanjang tahun 2025.
"Untuk KUR tahun 2025 itu tersalurkan Rp16,83 triliun dan secara tahunan year on year itu tumbuh 0,35 persen dibanding Rp16,78 triliun di tahun sebelumnya," ujar Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Sulawesi Selatan, Supendi di Makassar, Kamis (29/1).
Supendi mengatakan penyaluran ini juga disertai subsidi bunga sebesar Rp1,52 triliun dan telah menjangkau 283.989 debitur di berbagai kabupaten/kota.
Dia menjelaskan sektor pertanian menjadi penerima penyaluran KUR terbesar dengan berhasil tersalurkan sebesar Rp8,46 triliun.
Kondisi ini mencerminkan kuatnya peran sektor pertanian sebagai penggerak utama perekonomian daerah sekaligus penopang ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.
Selain pertanian, sektor perdagangan juga menerima porsi besar dengan total penyaluran Rp5,12 triliun.
Sementara itu, sektor jasa tercatat memperoleh penyaluran KUR sebesar Rp1,12 triliun. Adapun sektor lainnya menerima pembiayaan sebesar Rp2,13 triliun.
"Sebaran penyaluran ini menunjukkan bahwa KUR terus dimanfaatkan oleh pelaku usaha lintas sektor untuk memperkuat modal kerja dan mengembangkan usaha produktif," katanya.
Supendi mengungkapkan bahwa penyaluran KUR terbesar berada di Kabupaten Bone.
Baca Juga: Ekonomi Sulsel Disiapkan Lebih Tangguh, Ini Strategi Pemprov Sulsel
Ia berharap tingginya penyaluran di daerah tersebut dapat menjadi pemicu pemerataan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah di wilayah lain di Sulawesi Selatan.
Pemerintah, kata dia, terus mendorong optimalisasi KUR agar mampu memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia mengaku, pihak perbankan juga telah mengupayakan berbagai cara untuk meningkatkan penyaluran pada sektor usaha perikanan, apalagi perbankan juga bertekad menjaga kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) di bawah 2 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
Terkini
-
Tembus Rp16,83 Triliun, Siapa Penerima KUR Terbanyak di Sulsel?
-
Ekonomi Sulsel Disiapkan Lebih Tangguh, Ini Strategi Pemprov Sulsel
-
RMS Resmi Gabung PSI: Di Mana Solidaritasmu?
-
Konsolidasi Kekuatan Keluarga Politik Sulsel di PSI, Ada Apa dengan NasDem?
-
Orang Kaya Stop Belanja, Mal di Kota Makassar Kian Tertekan