- Seorang anak terluka akibat disiram air panas oleh sekelompok pemuda saat mencari jalan alternatif di Walenrang, Luwu, Senin (26/1/2026).
- Polisi telah menangkap tujuh terduga pelaku kekerasan yang terjadi saat aksi penutupan jalan tuntutan Provinsi Luwu Raya.
- Penutupan jalan di Luwu Raya masih berlangsung dengan blokade fisik, sementara aparat juga mencatat adanya praktik pungutan liar.
SuaraSulsel.id - Aksi penutupan jalan yang terjadi di wilayah Luwu Raya kini memakan korban.
Kali ini korbannya bukanlah pengendara dewasa, melainkan seorang anak yang harus mengalami rasa sakit akibat kekerasan brutal.
Anak itu disiram air panas oleh sekelompok pemuda saat sedang melintas bersama ayah dan ibunya.
Mereka berupaya mencari jalan alternatif karena akses utama ditutup demonstrasi.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin dini hari, 26 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 Wita.
Saat itu, korban bersama istri dan anaknya tengah melintas di Walenrang. Namun, jalan poros Trans Sulawesi yang menghubungkan wilayah tersebut telah diblokade sejak Jumat, 23 Januari 2026 sebagai bagian dari aksi tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Tak bisa melanjutkan perjalanan, korban berupaya mencoba mencari jalur alternatif.
Ia kemudian melintas di Kelurahan Bosso dan berharap bisa menghindari titik penutupan jalan.
Namun, upaya tersebut justru berujung petaka. Sejumlah pemuda di wilayah tersebut disebut tidak menerima.
Baca Juga: Dari Janji Soekarno Hingga Blokade: Mengapa Tuntutan Provinsi Luwu Raya Mendesak di 2026?
Meski korban telah berupaya menjelaskan kondisi dan menyampaikan permintaan maaf, situasi berubah cepat menjadi anarkis.
Mobil korban dihadang, lalu dilempari batu secara brutal.
Tak berhenti di situ, kekerasan meningkat jauh lebih mengkhawatirkan. Istri dan anak korban turut menjadi sasaran.
Dalam insiden yang paling mengerikan, anak itu disiram air panas dan menyebabkan luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya.
Kondisi anak korban terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial.
Di video terlihat anak itu sedang dirawat di rumah sakit. Tubuhnya diperban hampir di seluruh bagian akibat luka melepuh karena siraman air panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP
-
Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan