- Pemblokiran Jalan Trans Sulawesi sejak 23 Januari 2026 oleh demonstran menyebabkan krisis stok BBM dan LPG di Luwu Raya.
- Dampak langsung pemblokiran adalah SPBU kehabisan stok dan harga bensin eceran melonjak drastis hingga Rp50 ribu per liter.
- Pertamina meminta bupati Luwu Raya bernegosiasi agar distribusi energi melalui jalur yang ditutup dapat segera dibuka.
"Dari informasi Senin sore ini, mobil tangki BBM dan LPG sudah mulai mobilisasi secara bertahap. Tapi masih menunggu jalur benar-benar bersih dan aman dilalui," jelasnya.
Ia menegaskan Pertamina selalu berada dalam kondisi siaga. Begitu akses jalan kembali terbuka, armada pengangkut BBM dan LPG akan langsung bergerak tanpa menunggu waktu lama.
Hal senada disampaikan Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum.
Kata Rum, perusahaan saat ini berada dalam status standby operasional penuh.
"Begitu akses Jalan Trans Sulawesi di Desa Marabuana, Kabupaten Luwu dinyatakan aman dan bisa dilalui, kami akan langsung mendistribusikan BBM dan LPG secara menyeluruh ke SPBU, SPBE, dan lembaga penyalur di Kabupaten Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara," ujar Rum.
Sejak terjadinya penahanan arus lalu lintas akibat aksi masyarakat, Pertamina memilih mengedepankan prinsip keselamatan. Seluruh armada distribusi disiagakan di titik-titik aman untuk menghindari risiko terhadap awak dan kendaraan.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 13 unit mobil tangki dari Fuel Terminal (FT) Palopo.
Armada tersebut siap diberangkatkan sewaktu-waktu untuk mempercepat pemulihan distribusi energi di wilayah terdampak begitu jalur dibuka.
Dalam proses penyaluran, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan terkait, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH) guna memastikan distribusi energi berjalan aman, tertib, dan lancar. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga roda perekonomian masyarakat Luwu Raya tetap bergerak.
Baca Juga: Dari Janji Soekarno Hingga Blokade: Mengapa Tuntutan Provinsi Luwu Raya Mendesak di 2026?
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bekerja maksimal menjaga ketahanan energi daerah, sambil tetap menghormati dinamika dan aspirasi masyarakat yang berkembang.
Sementara itu, hingga Senin, 25 Januari 2026, aksi demonstrasi masih berlangsung di sejumlah titik.
Di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu massa bahkan menempatkan sebuah alat berat ekskavator tepat di badan jalan untuk menghalangi kendaraan melintas. Sebagian massa juga menebang pohon dan mengecor badan jalan yang membuat akses semakin sulit dibuka.
Aksi tersebut merupakan bagian dari tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai daerah otonomi baru.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman mengingatkan bahwa penutupan jalan justru berpotensi merugikan masyarakat Luwu sendiri.
"Kalau jalan ditutup dampaknya ke orang Luwu juga. Bagaimana kalau ada warga sakit yang harus dirujuk? Bagaimana suplai kebutuhan pokok, termasuk BBM? Kalau mobil tangki terhalang, kelangkaan BBM tak terhindarkan, ujungnya harga naik, dan yang paling dirugikan adalah rakyat," kata Jufri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Promo BRI Ramadan Bantu Masyarakat Atur Pengeluaran Selama Puasa
-
BRI Permudah Kredit Mobil dan EV, Ajukan Langsung di Super Apps BRImo
-
BRI Ajak Nasabah Tumbuh Bersama di Tahun Kuda Api Lewat BRI Imlek Prosperity 2026
-
DPR RI Ingatkan Bahaya Pemekaran Luwu Raya: Banyak Daerah Bernasib Tragis
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran