- Jenazah Florencia Lolita Wibisono, pramugari IAT korban pesawat jatuh, diserahkan Polda Sulsel pada 21 Januari 2026.
- Korban berhasil diidentifikasi tim DVI Polri pada 21 Januari 2026 menggunakan data ilmiah ante mortem.
- Jenazah Florencia ditemukan di jurang sedalam 500 meter di Gunung Bulusaraung pada 19 Januari 2026.
SuaraSulsel.id - Suasana haru menyelimuti ruang Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Januari 2026.
Tangis pecah ketika sebuah peti jenazah perlahan diserahkan kepada keluarga.
Di dalam peti itu, terbaring Florencia Lolita Wibisono, pramugari Indonesia Air Transport (IAT) yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Perempuan 33 tahun yang akrab disapa Lolen itu akhirnya kembali ke pangkuan keluarganya, walau dalam keadaan tak bernyawa.
Jenazah Florencia diserahkan langsung oleh Kepala Biddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr Muhammad Haris didampingi perwakilan manajemen Indonesia Air Transport kepada ayah almarhumah.
Isak tangis keluarga tak terbendung saat peti jenazah disodorkan.
Beberapa anggota keluarga saling berpelukan. Sebagian lainnya tertunduk mencoba menguatkan diri di tengah duka yang teramat dalam.
Penyerahan jenazah itu menjadi penutup dari hari-hari penuh ketidakpastian yang dialami keluarga Florencia sejak kabar pesawat naas itu jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung pada Sabtu, 17 Januari 2026 lalu.
Hari-hari yang diisi dengan menunggu, berharap, dan berdoa agar sang anak, adik, dan kerabat dapat ditemukan. Apa pun keadaannya.
Baca Juga: Tim Khusus Temukan Black Box di Ekor Pesawat Dalam Kondisi Utuh
Sebelumnya, jenazah Florencia berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melalui serangkaian pemeriksaan ilmiah.
Identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data sidik jari, gigi, properti pribadi, serta rekam medis yang diberikan keluarga.
Kepastian ilmiah itulah yang akhirnya mengakhiri penantian keluarga akan status Florencia.
Usai proses identifikasi dinyatakan rampung, jenazah Florencia dimasukkan ke dalam peti untuk kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan.
Di tengah suasana duka, kakak kandung Florencia, Felix menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian hingga identifikasi adiknya.
Dengan suara bergetar, ia mengapresiasi kerja keras tim SAR dan semua unsur yang sejak awal berjuang di medan ekstrem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8