- Tim SAR Gabungan menemukan serpihan pesawat hancur di lereng Gunung Bulusaraung pada Minggu, 18 Januari 2026.
- Evakuasi serpihan pesawat sulit dilakukan karena medan ekstrem dan kondisi cuaca yang kurang mendukung saat itu.
- Pencarian serpihan di Sulawesi Selatan melibatkan banyak unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
SuaraSulsel.id - Tim SAR Gabungan menemukan serpihan pesawat yang berserakan di lereng puncak Gunung Bulusaraung, Minggu 18 Januari 2026.
Di sebelah utara puncak gunung ditemukan badan dan ekor pesawat dengan kondisi memprihatinkan. Kondisi pesawat terlihat hancur.
Kepala SAR Makassar Andi Sultan mengatakan, saat ini tim sedang berusaha melakukan evakuasi. Mencari jalur yang aman.
Karena kondisi medan sangat ekstrem. Ditambah kondisi cuaca yang kurang bagus.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah serpihan pesawat dalam operasi pencarian pesawat yang sebelumnya dilaporkan mengalami lost contact di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data pergerakan di lapangan, pada pukul 07.46 WITA, tim menemukan serpihan berupa bagian window pesawat dalam kondisi kecil di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT.
Selanjutnya, pada pukul 07.49 WITA, ditemukan bagian badan pesawat berukuran besar.
Pada pukul 07.52 WITA, tim kembali memperoleh informasi bahwa bagian puntak pesawat telah terbuka serta ditemukan bagian ekor pesawat yang berada di sebelah selatan lereng bawah lokasi kejadian.
Seiring perkembangan tersebut, pergerakan unsur SAR terus disesuaikan, termasuk pergeseran SRU menuju titik-titik prioritas.
Baca Juga: Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Pada pukul 08.02 WITA, serpihan besar kembali terpantau oleh SRU aju dengan pemantauan udara menggunakan Helikopter Caracal.
Selanjutnya, pada pukul 08.11 WITA, tim aju menyampaikan kebutuhan peralatan tambahan berupa perlengkapan mountaineering atau climbing untuk menjangkau lokasi yang memiliki medan terjal.
Operasi SAR melibatkan unsur dari Basarnas Makassar, TNI, Polri, AirNav, Paskhas, serta dukungan masyarakat setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Aktivitas Tambang Disebut Racuni Udara Palu
-
Dilanda Kekeringan, Ribuan Pramuka Gelar Shalat Istisqa Minta Turun Hujan
-
Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Harus Pakai STNK
-
Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Tebar Beragam Promo Spesial
-
Bukan Sampel Muntahan, Ini yang Sebenarnya Diuji BBPOM di Kasus MBG Tana Toraja