- Perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan dan Urip Sumoharjo kurang dari sebulan menuai keluhan masyarakat karena muncul lubang dan gelombang.
- Warga menyoroti penurunan drastis kualitas jalan pasca-proyek yang sebelumnya relatif mulus, bahkan menimbulkan korban kecelakaan.
- BBPJN Sulsel menyatakan kerusakan akibat cuaca ekstrem pasca-pengaspalan, dan kini sedang dilakukan perbaikan ulang oleh kontraktor.
"Selesai sudah sebenarnya. Cuma pas selesai diaspal, hujan terus beberapa hari. Basah terus itu jalan," ujar Malik saat dikonfirmasi.
Menurut Malik, hujan deras yang berlangsung berhari-hari membuat aspal tidak sempat mengering secara sempurna.
Akibatnya, lapisan aspal menjadi mudah terkelupas, terutama di ruas-ruas yang berada di bawah pepohonan dan minim paparan sinar matahari.
"Informasi dari kontraktor yang banyak rusak itu di bawah pohon. Tidak kena matahari, jadi lama keringnya. Hujan terus, akhirnya koyak duluan," jelasnya.
Saat ini, BBPJN Sulsel tengah melakukan perbaikan ulang di titik-titik yang mengalami kerusakan. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan alat berat melalui metode Cold Milling Machine (CMM).
Metode ini digunakan untuk mengupas lapisan aspal lama yang rusak secara dingin tanpa pemanasan, sehingga permukaan jalan kembali rata sebelum dilapisi aspal baru.
"Sekarang kita CMM semua yang rusak. Kalau kondisi cuaca bagus, langsung kita aspal kembali," kata Malik.
Ia menegaskan, meski kontrak pekerjaan pemeliharaan telah berakhir pada Desember 2025, kontraktor tetap memiliki tanggung jawab melakukan perbaikan selama masa pemeliharaan. Hal itu, kata dia, sudah menjadi bagian dari kewajiban yang dijamin dalam kontrak proyek.
"Kan selesai kontraknya, tapi ada masa pemeliharaan. Kalau ada kerusakan, diperbaiki kembali. Ada jaminannya," tegas Malik.
Baca Juga: Lebih 350 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Makassar
Sebelumnya, secara akumulatif terdapat sekitar satu kilometer ruas jalan nasional di Kota Makassar yang dilakukan pengaspalan. Perbaikan tersebut tersebar di sejumlah titik, termasuk di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Urip Sumoharjo.
"Spot-spot itu. Kemarin sekitar satu kilometer lebih yang diaspal," ujarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
800 Orang Tewas! Ini 10 Fakta Mengejutkan Laka Lantas di Sulsel
-
Waspada! Ini Lokasi Paling Sering Makan Korban Kecelakaan di Kota Makassar
-
BMKG Sebut Aktivitas Ini Sebabkan Gempa Bumi di Kendari
-
Tak Diberi Uang Judi, Suami di Makassar Nekat Parangi Istri dan Habisi Nyawa Sepupu
-
Inklusi Keuangan Melesat, Holding UMi Dorong Literasi dan Akses Investasi Masyarakat