- Banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada 11 Januari 2026, memaksa 356 jiwa mengungsi ke lima titik aman.
- Hujan intensitas tinggi dan angin kencang menyebabkan banjir serta 29 titik pohon tumbang yang mengganggu akses dan merusak satu rumah.
- Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel mengerahkan personel, mengaktifkan status siaga, serta memanfaatkan Early Warning System Sungai Biring Je'ne.
Sistem ini berfungsi untuk memantau kenaikan debit air secara real time dan menjadi peringatan dini bagi petugas serta masyarakat sekitar agar dapat melakukan langkah antisipasi lebih awal.
Munafri yang akrab disapa Appi, juga menginstruksikan siaga penuh kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga perangkat RT dan RW.
Seluruh aparatur diminta siaga 24 jam dan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing.
"Karena ini musim cuaca ekstrem, seluruh OPD, camat, lurah sampai RT/RW harus tetap siaga dan memantau lingkungan sekitar," tegas Appi.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi dengan status awas untuk wilayah Barru, Bone, Gowa, Makassar, Maros, dan Pangkep pada periode 11 hingga 20 Januari 2026.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Amson Padolo mengatakan pihaknya telah bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar, khususnya di Kecamatan Biringkanaya.
BPBD Sulsel telah menyalurkan bantuan logistik awal bagi warga terdampak sekaligus menurunkan tim ke lokasi untuk memperkuat upaya penanganan di lapangan.
Ia menyebut tim BPBD Sulsel bersinergi dengan BPBD Kota Makassar dan unsur terkait untuk membantu proses evakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan perempuan.
Selain evakuasi, tim juga melakukan pemantauan debit air serta memastikan distribusi bantuan berjalan merata di titik-titik pengungsian.
Baca Juga: Hakim Ad Hoc di Makassar Mogok Kerja Massal, Ini Penyebabnya
"Kami akan terus siaga dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai perkembangan situasi cuaca dan kondisi lapangan," kata Amson.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045