- Dosen ASN bernama Amal Said dijatuhi sanksi penurunan pangkat oleh LLDikti Wilayah IX karena melanggar kode etik.
- Peristiwa peludahnya terjadi pada 24 Desember 2025 di minimarket Makassar akibat masalah antrean pembayaran.
- Selain sanksi administratif, Amal Said juga diberhentikan dari tugas mengajarnya di Universitas Islam Makassar.
SuaraSulsel.id - Kasus dosen yang viral setelah meludahi seorang kasir minimarket di Kota Makassar berbuntut panjang.
Amal Said, dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sebelumnya diperbantukan di Universitas Islam Makassar (UIM) kini resmi dijatuhi sanksi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX.
Ketua LLDikti Wilayah IX, Andi Lukman mengatakan dari hasil pemeriksaan internal, Amal Said dinyatakan melanggar kode etik dan perilaku sebagai ASN. Atas pelanggaran tersebut, yang bersangkutan dijatuhi sanksi penurunan pangkat.
"Pangkatnya diturunkan. Yang bersangkutan melanggar etik dan perilaku sebagai ASN," kata Andi Lukman, Senin, 5 Januari 2025.
Sanksi yang dijatuhkan berupa penurunan pangkat dari golongan IV/c (Pembina Utama Muda) menjadi IV/b (Pembina Tingkat I).
Selain sanksi administratif, Amal Said juga tidak lagi mengajar di Universitas Islam Makassar, kampus tempat ia sebelumnya diperbantukan.
Kata Andi, saat ini Amal Said masih berada di bawah kewenangan LLDikti Wilayah IX dan menunggu kemungkinan penempatan kembali di perguruan tinggi lain.
Namun, peluang tersebut bergantung pada kesediaan kampus yang bersangkutan.
Amal Said sendiri mengakui menyesali perbuatannya. Ia berharap kasus tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan korban.
Baca Juga: Fakta-fakta Mengejutkan di Balik Juragan Nasi Kuning Makassar: Kekerasan Seksual hingga Cemburu Buta
Kasus ini juga masih bergulir di kepolisian.
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf Mattara mengatakan perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan. Polisi masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti.
"Masih tahap penyidikan dan pemeriksaan saksi. Belum ditetapkan tersangka," kata Yusuf saat dihubungi.
Peristiwa yang menyeret nama Amal Said bermula pada Rabu, 24 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 Wita.
Kejadian itu berlangsung di area kasir Toko Satu Sama, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Berdasarkan keterangan korban, NI (22), terduga pelaku datang berbelanja dan hendak melakukan pembayaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight
-
Pemkot Makassar Libatkan Sapi Kelola Sampah Warga di TPA
-
Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya
-
Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?
-
Nyaris Satu Dekade Tak Pulang, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat Kejutan BRI