- Pelindo melayani 1.526.167 penumpang dan 156.464 kendaraan selama periode Nataru 2025/2026.
- Peningkatan layanan kendaraan didominasi Pelabuhan Ciwandan, Banten, akibat pengaturan rute Jawa-Sumatra.
- Pelabuhan Tanjung Pinang tersibuk untuk penumpang, sementara Tanjung Perak mencatat arus kendaraan tertinggi.
SuaraSulsel.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo telah berhasil melayani sebanyak 1.526.167 penumpang pada H+8 periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Melalui seluruh terminal penumpang yang dikelola perseroan, naik 2,5% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Jumlah tersebut tercatat dalam rentang waktu 10 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 (H-15 hingga H+8).
Selain penumpang, terdapat sebanyak 156.464 unit kendaraan yang berhasil dilayani, naik signifikan sebesar 51% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Kenaikan kendaraan tersebut didominasi oleh pergerakan kendaraan melalui Pelabuhan Ciwandan, Banten.
Tingginya volume kendaraan di Ciwandan sejalan dengan kebijakan pengaturan lalu lintas penyeberangan melalui rute Jawa-Sumatra.
Serta optimalisasi pelabuhan alternatif yang diterapkan selama periode Nataru, sehingga mampu mendukung kelancaran distribusi kendaraan dan mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak, Banten.
“Pengaturan alur kendaraan dilakukan secara terstruktur sejak akan memasuki kawasan pelabuhan, didukung oleh kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung serta kesiapsiagaan petugas di seluruh titik layanan,” ujar Group Head Sekretaris Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menjelaskan kunci kelancaran layanan selama periode ini, Minggu (4/1).
Selain itu, Ali menambahkan bahwa pihaknya juga melakukan perluasan kapasitas tampung kendaraan di darat.
Baca Juga: Pelindo Regional 4 Siap Hadapi Lonjakan Arus Penumpang, Kapal, dan Barang
Buffer area yang sebelumnya hanya mencakup Lapangan A dan Lapangan R2, kini ditambah dengan Lapangan Dermaga 001 dan Lapangan Helipad.
Sejumlah pelabuhan tercatat sebagai yang tersibuk selama periode ini. Untuk arus penumpang, pelabuhan Tanjung Pinang menjadi pelabuhan tersibuk dengan 177.959 orang, diikuti oleh Tanjung Balai Karimun (133.700 orang).
Tanjung Perak (116.353 orang), Ambon (77.689 orang), dan Makassar (68.072 orang). Sementara itu, untuk kendaraan, Tanjung Perak menjadi pelabuhan dengan arus tertinggi, mencatat 33.041 unit.
Disusul Banten (30.634 unit), Lembar (20.390 unit), Balikpapan (12.692 unit) dan Tanjung Wangi (9.112 unit).
Pengendara sepeda motor roda dua asal Tangerang yang hendak menyeberang ke Sumatra mengapresiasi layanan Pelindo.
"Pelayanannya keren terlihat para petugas sigap, membuat saya merasa nyaman," ungkap Nani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Tawuran Dua Kelompok di Makassar Berakhir Damai di Masjid
-
Dosen Ludahi Kasir Turun Pangkat dan Terancam Pidana 4 Bulan
-
Video Penangkapan Jurnalis di Morowali Penuh Kekerasan, AJI: Berlebihan!
-
Aktivis dan Jurnalis Ditangkap Paksa di Morowali, Warga Marah: Mereka Hanya Sampaikan Aspirasi
-
Fakta-fakta Mengejutkan di Balik Juragan Nasi Kuning Makassar: Kekerasan Seksual hingga Cemburu Buta