- Pemprov Sulsel meningkatkan kewaspadaan akhir Desember 2025 karena potensi gelombang tiga meter dan angin kencang di wilayah pesisir.
- Lima kabupaten ditetapkan berisiko tinggi pelayaran yaitu Pangkep, Maros, Barru, Jeneponto, dan Takalar menurut BPBD setempat.
- Kecelakaan laut tragis menewaskan tiga orang di Pangkep pada 27 Desember 2025 akibat cuaca buruk saat menyalurkan bantuan sosial.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan pada akhir Desember 2025.
Gelombang laut setinggi hingga tiga meter dan angin kencang diperkirakan terjadi di sejumlah daerah pesisir dan kepulauan, sehingga berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.
Lima daerah ditetapkan berisiko tinggi, yakni Kabupaten Pangkep, Maros, Barru, Jeneponto, dan Takalar.
Kondisi cuaca ekstrem ini ditandai dengan peningkatan kecepatan angin, hujan intensitas sedang hingga lebat, serta gelombang tinggi di perairan terbuka maupun selat sempit.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Amson Padolo mengatakan kecepatan angin di wilayah perairan Sulsel diperkirakan mencapai 14 knot, sementara tinggi gelombang bisa menyentuh angka tiga meter.
"Kondisi ini sangat berbahaya, terutama bagi nelayan, transportasi laut, dan aktivitas wisata bahari. Kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menunda aktivitas di laut jika tidak mendesak," kata Amson, Minggu, 28 Desember 2025.
Ia menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta menyebarluaskan informasi peringatan dini kepada masyarakat pesisir dan kepulauan.
Peringatan serupa juga dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 28 hingga 30 Desember 2025.
Sejumlah wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Baca Juga: Kembali Kirim Tim Kemanusiaan, Gubernur Sulsel Bantu Aceh Timur Rp1 Miliar
Daerah yang masuk kategori waspada antara lain Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Luwu, Enrekang, Pinrang, Sidrap, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Bulukumba, Sinjai, Bone, serta Kepulauan Selayar.
BMKG mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan kecelakaan laut dapat terjadi apabila masyarakat mengabaikan peringatan cuaca.
Imbauan ini menjadi semakin relevan setelah insiden kecelakaan laut tragis terjadi di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Sebuah perahu jolloro yang mengangkut rombongan pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan terbalik akibat cuaca buruk. Insiden tersebut menewaskan tiga orang.
Perahu jolloro itu ditumpangi Camat Liukang Tupabbiring, Muhammad Fitri Mubarak, bersama rombongan yang hendak menyalurkan bantuan sosial ke Pulau Sarappo.
Kepala Pelaksana BPBD Pangkep, Akbar Yunus menjelaskan perahu berangkat dari Dermaga Pangkajene sekitar pukul 08.40 Wita dengan membawa 12 orang, termasuk nakhoda dan satu anak buah kapal (ABK).
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Nakhoda Hingga General Manager Diciduk Polisi
-
Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan
-
Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad