- Gubernur Sulsel memimpin apel Hari Jadi Polisi Kehutanan ke-59, menekankan peran mereka dalam revolusi hijau.
- Gubernur Sulsel juga menekankan peran Satpol PP agar siap menjaga ketertiban umum secara profesional jelang pergantian tahun.
- Kegiatan ditutup dengan pelepasan 7 armada bus mudik gratis bagi 250 pemudik menjelang libur akhir tahun 2025/2026.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pesan penting saat bertindak sebagai inspektur upacara dalam rangka Hari Jadi ke-59 tahun Polisi Kehutanan.
Apel Gelar Pasukan Simulasi Penanggulangan Huru Hara menjelang pergantian tahun 2025/2026 di di Halaman Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/12/2025).
Andi Sudirman mengapresiasi atas dedikasi dan pengabdian Polisi Kehutanan yang konsisten menjaga kelestarian hutan di tengah tantangan yang semakin kompleks.
“Kita sudah galakkan program revolusi hijau untuk seluruh wilayah Sulsel, kami berharap para personel polisi kehutanan menjadi garda terdepan dalam perlindungan hutan dan penegakan hukum kehutanan disetiap wilayah,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel juga menekankan peran strategis Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan daerah menjelang pergantian tahun 2025/2026.
“Seluruh jajaran Satpol PP harus selalu siap, profesional, proporsional, dan humanis. Kedepankan pendekatan persuasif, namun tetap tegas dan terukur dalam penegakan aturan menjelang libur akhir tahun ini,” terangnya.
Setelah itu, Andi Sudirman didampingi oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Sekda Provinsi Sulsel Jufri Rahman dan jajaran Forkopimda Sulsel.
Melepas 7 armada bus bagi 250 rombongan pemudik gratis dengan rute tujuan Makassar-Toraja, Makassar-Toraja Utara, Makassar-Palopo, Makassar-Luwu Timur dan Makassar-Selayar.
“Program ini dalam rangka mengurangi kemacetan di jalan atau memberi rasa aman, nyaman, dan kebahagiaan bagi masyarakat dalam merayakan libur akhir tahun bersama keluarga. Kami mengimbau seluruh pemudik untuk mematuhi aturan dan arahan petugas. Keselamatan adalah prioritas utama,” pungkasnya.
Baca Juga: Kejaksaan Periksa Anak Buah Tito Karnavian: Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya