- Wisma Tanabua di Rantepao, Toraja Utara, menjadi magnet sejak 20 Desember karena dekorasi lampu Natal ala Eropa.
- Pemilik Wisma Tanabua memasang 150 set dekorasi untuk menawarkan suasana Natal yang hangat dan berkesan.
- Dekorasi viral ini diharapkan memicu kreativitas lokal sekaligus membangun citra Toraja Utara sebagai destinasi festival dekorasi.
SuaraSulsel.id - Kerlap-kerlip lampu Natal menyelimuti Wisma Tanabua di Rantepao, Toraja Utara.
Sejak 20 Desember lalu, penginapan yang terletak di Jalan Diponegoro itu berubah menjadi magnet baru bagi warga.
Setiap sore hingga malam, ratusan orang silih berganti datang sekadar menikmati suasana atau mengabadikan momen langka itu.
Dari kejauhan, Wisma Tanabua tampak seperti potongan kecil Eropa yang "jatuh" di kota kecil Rantepao.
Lampu-lampu Natal berwarna hangat membalut atap dan dinding bangunan, menjalar di batang pohon, mengitari patung Santa Claus, hingga menyambut pengunjung di pintu masuk.
Tak sedikit warga yang berdecak kagum, menyebut suasana di tempat itu seperti di luar negeri.
"Rasanya seperti di Desa Santa Klaus," ujar Adrian, salah seorang pengunjung sambil tersenyum.
Wisma Tanabua memang tengah viral di media sosial. Dalam beberapa hari terakhir, linimasa warga Toraja dipenuhi unggahan foto dan video dekorasi Natal di tempat tersebut.
Banyak yang membandingkannya dengan Desa Santa Klaus Rovaniemi di Finlandia-kampung halaman Santa Claus yang tersohor itu.
Baca Juga: Stok Aman, Harga Agak Goyah: Cek Harga Bahan Pokok di Palu Jelang Natal & Tahun Baru 2026
Mirip juga pasar Natal di Eropa atau kemeriahan Natal di kota-kota seperti Helsinki.
Popularitas itu membuat kawasan sekitar wisma kian ramai setiap malam.
Pemilik Wisma Tanabua, Hary Tanjung mengakui dekorasi Natal tahun ini memang dibuat berbeda.
Bersama keluarga dan timnya, ia menyiapkan sekitar 150 set dekorasi yang terdiri dari ribuan lampu dan ornamen Natal.
Proses pemasangan dilakukan bertahap dengan perhatian khusus pada detail dan tata cahaya.
"Kami terinspirasi dari pengalaman melihat perayaan Natal di luar negeri, terutama di Eropa. Kami ingin menghadirkan suasana yang hangat, bukan sekadar ramai," kata Hary.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gubernur Sulut Tegaskan Tidak Alergi Dikoreksi Wartawan: Saya Butuh Itu!
-
BPBD Kendari Bantu Bersihkan Sisa Lumpur Pascabanjir di Rumah Warga
-
Sehari Untung Rp10 Juta, Bisnis Tambang Emas Ilegal di Mamuju Beroperasi Malam Hari
-
Review Kamera Samsung Galaxy S26 Series: Nightography, Zoom Hingga 100X, dan Video Stabil
-
Lowongan Kerja Palsu: Mahasiswi di Makassar Disekap Lalu Diperkosa