-
Listrik gratis BPBL mengubah hidup warga desa NTT: kerja, belajar, dan aktivitas malam jadi lebih mudah.
-
Sarasire & Erens merasakan langsung dampaknya setelah bertahun-tahun hidup tanpa listrik.
-
BPBL adalah program pemerintah gratis untuk warga kurang mampu, demi masa depan lebih cerah.
"Ada warga yang jaringannya sudah ada, tapi tidak bisa pasang karena tidak mampu. Pemerintah hadir mengatasi itu. BPBL ini tidak dipungut biaya," ujar Bahlil.
Bahlil menceritakan sekilas pengalamannya masa mudanya sebagai kernet angkot di Fakfak, Papua Barat. Ia taHu persis bagaimana hidup ketika listrik tidak stabil.
"Saya tidak ingin anak-anak sekarang tumbuh dalam situasi seperti itu. Karena itu BPBL ini penting," ucapnya.
Bahlil menekankan bahwa akses listrik bukan kemewahan, tetapi kebutuhan dasar yang menentukan masa depan generasi berikutnya.
"Tidak boleh lagi ada generasi yang tumbuh dalam kondisi listrik tidak stabil seperti dulu," ujarnya.
Program BPBL ini bukan hanya memberikan listrik, tetapi juga kesempatan. Ketika rumah terang, anak bisa belajar, usaha rumahan bisa berkembang, dan keluarga dapat hidup lebih aman.
Pemerintah juga menegaskan bahwa program ini sepenuhnya gratis tanpa pungutan apa pun.
Jika ada warga yang mengalami atau menemukan praktik pungli, laporan dapat disampaikan melalui contact center ESDM 136, agar bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang berhak.
Berita Terkait
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Putus Asa, Warga Kalbar Minta Bantuan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Perbaiki Jalan
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gorontalo Terancam Penuaan Penduduk? Bappenas Soroti Fenomena Tak Lazim
-
Ratusan Tambang Galian C di Sulteng Terancam Disetop, Baru 7 Perusahaan Kantongi RKAB 2026
-
Sampah 1.200 Ton Per Hari, Pengamat: PSEL Makassar Tak Bisa Ditunda
-
Sosok Relawan Asal Makassar yang Ditangkap Pasukan Israel
-
Sebelum Jatuh dan Ditemukan Meninggal, Mahasiswi Arsitektur Unhas Kirim Pesan Suara