- Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan lima relawan China datang personal, bukan bantuan resmi negara asing.
- Penanganan besar bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar diklaim mandiri oleh pemerintah Indonesia dengan kemampuan nasional.
- Lima relawan China membawa perangkat khusus untuk membantu pencarian jenazah korban yang tertimbun lumpur.
Upaya pencarian korban, distribusi logistik, dan penanganan pengungsi terus dilakukan siang malam.
Untuk mempercepat distribusi bantuan, Mualem menginstruksikan perubahan jalur pengambilan logistik pokok dari Banda Aceh ke Krueng Geukueh dan Bandara Malikussaleh, sehingga lebih dekat dengan area terdampak.
Kebutuhan tenda dan air bersih, katanya, masih sangat mendesak karena banyak titik pengungsian kekurangan suplai.
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 8 Desember 2025, setidaknya 961 orang tercatat meninggal dunia. Sebanyak 293 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Lebih dari 5.000 orang mengalami luka-luka akibat banjir bandang dan longsor yang melanda 52 kabupaten/kota.
Kerusakan infrastruktur juga sangat besar. Ada 157.600 rumah rusak, 534 fasilitas pendidikan terdampak, 497 jembatan putus, serta 1.200 fasilitas umum rusak.
Tempat ibadah pun tak luput, 425 bangunan hancur atau mengalami kerusakan berat. Selain itu, 234 gedung perkantoran turut terdampak.
Dengan kondisi seburuk ini, pemerintah pusat dan daerah terus melakukan berbagai upaya percepatan penanganan, mulai dari evakuasi korban, pemulihan akses, hingga distribusi bantuan kepada ratusan ribu warga yang mengungsi.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Tag
Berita Terkait
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur
-
Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang
-
Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Sudah Kembali Beroperasi
-
Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
15 WNA Filipina Asal Malaysia Terdampar di Buol, Begini Nasibnya
-
Apakah Korban Pesawat ATR 42-500 Terima Asuransi? Ini Penjelasan Perusahaan
-
Basarnas Gelar Doa Bersama Penutupan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500
-
Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global
-
Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Ruas Jalan di Enrekang