- Ratusan aparat gabungan TNI dan Polri menggelar operasi penyisiran di Kampung Borta dan Sapiria, Makassar, pada Rabu dini hari setelah bentrokan menyebabkan tujuh rumah terbakar dan korban jiwa.
- Penyisiran ini bertujuan mencari pelaku tawuran dan provokator, di mana beberapa terduga serta barang bukti seperti senjata dan alat sabu berhasil diamankan aparat gabungan.
- Pemicu kekacauan terbaru adalah tewasnya seorang pemuda bernama Civas usai pemakaman, yang kemudian memicu serangan balasan berujung pembakaran tujuh rumah warga di sekitar TPU Beroangin.
SuaraSulsel.id - Ratusan aparat gabungan TNI dan Polri melakukan operasi penyisiran di dua kampung di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu, 19 November 2025 dini hari.
Operasi besar-besaran ini digelar setelah bentrokan antarwarga kembali pecah dan memicu pembakaran tujuh rumah serta menimbulkan korban jiwa.
Penyisiran dilakukan menyasar dua titik utama yang selama ini menjadi lokasi bentrokan berkepanjangan, yakni Kampung Borta dan Kampung Sapiria.
Anggota TNI, Polsek Tallo, Sabhara Polrestabes Makassar, serta Brimob Polda Sulsel bergerak menyusuri gang-gang sempit untuk mencari pelaku dan mengamankan barang bukti.
Beberapa orang yang diduga terlibat tawuran berhasil diamankan dari operasi tersebut. Termasuk mereka yang ditengarai berperan sebagai provokator.
Aparat juga menyita alat hisap sabu, busur, parang, serta sejumlah barang berbahaya lainnya.
Pelaksana Harian Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Muh Ridwan menegaskan operasi tidak berhenti pada penangkapan awal.
Salah satu yang ditangkap adalah warga yang diduga menembakkan senapan angin hingga menewaskan seorang pemuda dari Sapiria.
"Kami melakukan penyisiran sekaligus mencari para pelaku tawuran, termasuk beberapa yang diduga provokator. Pengembangan masih berjalan," ujarnya.
Baca Juga: Bos Geng Sapiria Tewas Ditembak, Pria Bertopeng Bakar Rumah dan Kendaraan di Makassar
Diketahui, aksi penembakan inilah yang kemudian menyulut kemarahan kelompok lawan.
Balas dendam pun terjadi dan berujung pada pembakaran rumah warga di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Beroangin pada Selasa siang.
Ridwan menyebut polisi telah mengantongi identitas pelaku lainnya berdasarkan keterangan lapangan.
"Nama-nama sudah kami dapatkan. Saat ini kami terus melakukan pengejaran," ucapnya.
Ia juga memastikan aparat gabungan tetap disiagakan untuk mengantisipasi bentrokan susulan.
Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Polrestabes Makassar untuk pemeriksaan lanjutan. Hingga Rabu (19/11) siang, ratusan aparat TNI dan Polisi masih berjaga di dua lokasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Kepala Daerah Dipilih DPRD? Parpol di Sulawesi Selatan Terbelah
-
Pemprov Sulsel Umumkan Tender Preservasi Jalan Rp278,6 Miliar
-
Banjir Rendam Donggala, Angin Kencang Rusak Rumah di Palu
-
Korban Meninggal Banjir Bandang Pulau Siau jadi 17 Orang, 2 Warga Hilang
-
Lowongan Kerja PT Vale: Senior Coordinator for Publication, Reporting, and Public Relation