- Pemuda bernama FH (22 tahun) dari Makassar ditangkap Polsek Ujung Tanah pada 15 November 2025 karena mencuri bahan bakar minyak (BBM) dari mobil dinas pemadam kebakaran.
- Aksi pencurian BBM solar terjadi di Posko Carester Ujung Tanah pada Jumat dini hari, 14 November 2025, saat hujan deras, dengan perkiraan 20 liter berhasil dicuri.
- FH mengaku motif pencurian tersebut adalah untuk mendapatkan uang cepat guna membeli chip judi daring, dan ia juga diduga terlibat sebagai penadah BBM ilegal.
SuaraSulsel.id - Ada-ada saja ulah FH (22 tahun), pemuda asal Makassar, Sulawesi Selayan. Belakangan aksinya viral karena nekat mencuri bahan bakar minyak (BBM) dari mobil dinas pemadam kebakaran (damkar) Kota Makassar.
Aksi kejahatan itu dilakukan bukan di tempat terpencil atau tengah malam tanpa saksi, tetapi di Posko Carester Ujung Tanah, Jalan Nusantara Baru, yang justru menjadi markas para petugas damkar.
Yang lebih unik lagi, aksinya dilakukan saat hujan deras. Pelaku berharap petugas sedang tertidur ketimbang mengawasi mobil damkar yang terparkir rapi.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari, 14 November 2025. Sehari setelah videonya viral, tim Resmob Polsek Ujung Tanah langsung bergerak cepat.
Kanit Reskrim Polsek Ujung Tanah, Iptu Tumijan mengatakan pelaku sudah ditetapkan tersangka. FH diciduk di rumahnya tanpa perlawanan.
"Iya, pelaku sudah kami tangkap setelah menerima informasi dan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Ia mengakui perbuatannya," ujar Selasa, 18 November 2025.
Dalam pemeriksaan, FH blak-blakan mengungkap motifnya.
Ia mengaku butuh uang cepat untuk membeli chip judi online. Polisi menyebut FH sudah cukup lama berkutat dalam aktivitas BBM ilegal.
"Hasil pemeriksaan pelaku mengaku membutuhkan dana untuk membeli koin judi online. Pelaku mengaku mencuri solar untuk dijual dan hasilnya dipakai membeli chip," kata Tumijan.
Baca Juga: 135 Siswa SD di Kota Makassar Terima Seragam Gratis
Polisi menduga aksi pencurian solar terhadap mobil damkar bukanlah karier kriminal pertamanya.
"Sehari-harinya dia juga bertindak sebagai penadah BBM curian di sekitar depot Pertamina Pelabuhan Soekarno-Hatta," terangnya.
Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan FH dalam sejumlah aksi serupa. Termasuk mencari satu orang rekannya yang sudah diketahui identitasnya.
Sementara itu, polisi juga menunggu laporan resmi dari petugas Damkar Kota Makassar yang belum menyerahkan barang bukti berupa ember, solar hasil curian, serta peralatan seperti kunci pas dan kunci inggris yang diduga digunakan membuka baut tangki BBM armada damkar.
Sebelumnya, aksi pencurian solar ini viral di media sosial.
Rekaman amatir menunjukkan seorang pria tengah jongkok di samping mobil damkar, diduga sedang menyedot BBM dari tangki.
Namun begitu dipergoki, pelaku kabur begitu cepat sehingga wajahnya tidak sempat terekam jelas. Yang tertinggal di lokasi hanyalah ember berisi solar, jeriken besar, serta peralatan yang digunakan untuk menguras BBM.
Menurut Kabid Operasi Dinas Damkarmat Makassar, Cakrawala, kejadian itu berlangsung saat kondisi hujan deras.
"Teman-teman piket itu lagi duduk di teras karena hujan. Armada parkirnya di samping. Saat mau rolling jaga, ada yang lihat orang jongkok di dekat mobil," kata Cakrawala.
Petugas damkar kemudian menemukan jeriken solar yang sebagian besar sudah terisi.
Menurut Cakrawala, diperkirakan pelaku berhasil menguras BBM hingga 20 liter sebelum aksinya ketahuan.
"Banyak yang tumpah-tumpah juga. Mungkin dapat sampai 20 liter," katanya.
Cakrawala menduga pelaku memanfaatkan suasana hujan lebat untuk menyelinap ke area parkir mobil damkar. Suara hujan mungkin menutupi suara aktivitas mencurigakan, sementara pandangan petugas juga terbatas.
"Pelaku kemungkinan besar mengendap dari samping. Didukung juga dengan kondisi hujan sehingga ia bisa melancarkan aksinya," jelasnya.
Namun, rencananya jelas meleset dari harapan. Bukan hanya gagal membawa pulang solar, ia juga kehilangan peralatan yang dibiarkan begitu saja.
Setelah viral di media sosial, polisi bergerak cepat dan membekuk FH pada Sabtu, 15 November 2025.
Dalam interogasi, motifnya ternyata sederhana namun klasik. Pelaku ecanduan judi online.
Polisi kini masih menyusun berkas perkara sembari menunggu laporan resmi dari Damkar. Sementara itu, rekan FH yang diduga ikut terlibat masih dalam pengejaran.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
Terkini
-
Wamenhan: Indonesia Siap Keluar dari Board of Peace
-
Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
-
Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas Kecelakaan di Tol Makassar, Diduga Akibat Aquaplaning
-
Telkomsel Terapkan Registrasi Biometrik Wajah, Begini Cara Registrasi
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah dan Fidyah di Kota Palu Tahun 2026? Ini Penjelasan Kemenag