- Pelaku utama penculikan Bilqis, Sri Yuliana, diduga pernah menjual tiga dari lima anak kandungnya seharga Rp100 ribu per anak pada 2022–2023
- Fakta penjualan anak kandung Sri terungkap dari pengakuan salah satu dari dua anak tersisa yang kini berada di Rumah Aman Makassar
- Dua anak kandung pelaku ternyata digunakan untuk memancing korban Bilqis agar bersedia diajak bermain sebelum akhirnya dibawa pergi dan dijual
Keduanya diduga telah menjual sedikitnya 11 anak. Aksi ini selama ini tak terendus karena anak-anak yang dijual merupakan bayi atau anak dari pekerja seks komersial yang tidak ingin merawat anaknya.
Diungkap Anak Sendiri
Fakta mengejutkan terkait tiga anak Sri Yuliana yang hilang pertama kali terungkap dari pengakuan salah satu anak pelaku yang kini ditampung di DP3A Makassar.
Dua anak yang tersisa berusia 9 dan 5 tahun saat ini berada di rumah aman setelah sebelumnya dititipkan penyidik kepolisian karena ibunya harus mendekam di tahanan.
Kepala DP3A Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan, anak yang lebih besar menceritakan bahwa tiga adiknya telah dijual oleh ibunya.
"Iya, jadi itu informasi ini dari anaknya sendiri. Yang bersama kami sekarang ada dua. Si kakak bilang tiga adiknya sudah dijual oleh ibunya," kata Ita, Minggu, 16 November 2025.
Ita menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Ia menambahkan bahwa sejak awal dua anak tersebut memang dititipkan penyidik ke rumah aman untuk perlindungan.
"Karena polisi tidak bisa membiarkan anak-anak ikut bersama ibunya di dalam sel tahanan," jelasnya.
Temuan lain yang membuat publik semakin terkejut adalah dugaan bahwa dua anak kandung Sri Yuliana yang kini berada di rumah aman turut dimanfaatkan untuk memancing Bilqis agar mau ikut.
Baca Juga: Nusron Wahid Bongkar 'Permainan' BPN di Sengketa Lahan Kalla vs GMTD
Konselor Hukum UPTD PPA Makassar, Sitti Aisyah mengonfirmasi hal tersebut.
Ia menyebut dua anak Sri adalah anak-anak yang terekam CCTV saat penculikan Bilqis di Taman Pakui Sayang, Makassar, Minggu, 2 November 2025 lalu.
"Dua anak yang terekam CCTV itu adalah anak kandung pelaku, Sri Yuliana," kata Aisyah.
Menurutnya, Sri memerintahkan kedua anaknya agar memanggil Bilqis untuk bermain bersama, sebelum akhirnya korban dibawa pergi dan dijual.
"Dari keterangan sementara, anak-anak itu diminta ibunya untuk memanggil Bilqis agar mau bermain bersama mereka," jelasnya.
Aisyah mengatakan pihaknya kini fokus memberikan pendampingan kesehatan dan psikologis kepada dua anak tersebut. Koordinasi dengan pihak sekolah juga dilakukan untuk memastikan kedua anak tetap bisa mengikuti pendidikan sambil memulihkan kondisi mental mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?