- Penetapan tersebut merupakan hasil pemungutan suara yang digelar pada 3 November 2025
- Hasilnya kemudian diserahkan secara resmi kepada Majelis Wali Amanat
- Baharuddin Thalib berharap proses pemilihan dapat terus berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan
SuaraSulsel.id - Proses pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 resmi memasuki babak akhir.
Setelah melalui tahapan penyaringan oleh Senat Akademik, tiga nama calon rektor ditetapkan, yakni Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, Prof. dr. Budu, dan Prof. Dr. Sukardi Weda.
Penetapan tersebut merupakan hasil pemungutan suara yang digelar pada 3 November 2025 lalu.
Hasilnya kemudian diserahkan secara resmi kepada Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas dalam sebuah acara di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Tamalanrea, Kamis (6/11).
Penyerahan dilakukan oleh Ketua Senat Akademik Unhas, Prof. Baharuddin Thalib, kepada Ketua MWA Unhas, Prof. Andi Alimuddin Unde, disaksikan oleh Ketua Pokja Pemilihan Rektor serta sejumlah anggota komisi senat.
Dalam sambutannya, Prof. Baharuddin Thalib berharap proses pemilihan dapat terus berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan.
“Kami berharap hasil ini membawa ketenangan dan kedamaian, sehingga tahap berikutnya di MWA bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Andi Alimuddin Unde menegaskan bahwa MWA akan menindaklanjuti hasil penyaringan ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Ini amanah dari Senat Akademik yang akan kami hormati dan pertimbangkan dengan saksama. Aspirasi Senat menjadi indikator penting bagi MWA dalam menentukan siapa yang akan memimpin Unhas lima tahun ke depan,” jelasnya.
Baca Juga: Komentar 3 Calon Rektor Unhas Usai Pemilihan, Siapa Bakal Taklukkan MWA?
Dengan penyerahan ini, tahapan pemilihan rektor Unhas kini beralih ke ranah MWA, yang akan melakukan pemilihan akhir untuk menentukan Rektor Unhas periode 2026–2030.
MWA dijadwalkan segera menyusun langkah lanjutan, termasuk menetapkan jadwal resmi pemilihan rektor, yang akan menjadi penentu kepemimpinan baru kampus merah itu lima tahun mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan