- Penyebab pasti kematian baru akan diketahui setelah hasil pemeriksaan medis keluar
- Afif ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya
- Korban dalam posisi telungkup di lantai
SuaraSulsel.id - Kepolisian Polres Kota (Polresta) Palu menyelidiki kematian seorang pria Afif Siraja (52), di rumahnya Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Minggu (19/10) malam.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Polresta Palu bersama tim Inafis akan bekerja profesional dan terbuka untuk memastikan penyebab kematian korban,” kata Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams, Senin (20/10).
Dia menjelaskan hasil sementara menunjukkan adanya luka di bagian wajah korban, yang mengindikasikan dugaan kekerasan.
Namun, penyebab pasti kematian baru akan diketahui setelah hasil pemeriksaan medis keluar.
Lajut Deny, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Tengah, mengingat keluarga korban telah membuat laporan resmi di sana.
“Kami akan mengungkap kasus ini secara cepat dan transparan, demi memberikan keadilan bagi keluarga korban serta menjaga ketenangan masyarakat,” katanya.
Afif ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Padat Karya sekitar pukul 19.10 WITA.
Korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, S.S. (51), yang datang berkunjung bersama istrinya, A.M. (48).
Berdasarkan keterangan S.S, sekitar pukul 19.15 WITA ia tiba di rumah korban dan mendapati rumah dalam keadaan gelap karena mati lampu serta pintu terbuka.
Baca Juga: Tragis! Penambang Tewas di Palu, DPRD Desak Tindakan Tegas
Ketika masuk ke ruang tamu, ia melihat korban dalam posisi telungkup di lantai. Setelah dibalik, korban diketahui sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Palu Selatan AKP Muhammad Kasim mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 19.30 WITA, kemudian segera menuju lokasi bersama piket fungsi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami langsung mengamankan lokasi, memasang garis polisi, dan mengumpulkan keterangan saksi di sekitar TKP,” katanya.
Sementara itu, Keluarga besar Afif Siraja meminta Polda Sulawesi Tengah untuk menangani secara serius dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya korban.
Kematian Afif dinilai janggal setelah ditemukan sejumlah luka di tubuhnya. Menurut keterangan keluarga, pada jasad almarhum terdapat luka sobek sekitar 10 cm di pelipis kanan bagian alis serta lebam parah pada mata kanan.
Pihak keluarga melalui Nurmin Abdul Rifai, kerabat almarhum sekaligus pelapor, telah resmi membuat laporan ke Polda Sulawesi Tengah (Sulteng).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Era Digital, Nasabah Bisa Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo
-
BRI: Nasabah Dapat Manfaatkan Virtual Assistant BRI Sabrina Sepanjang Libur Lebaran
-
Ini Rute Favorit Pemudik dari Bandara Makassar Jelang Lebaran 2026
-
Pemprov Sulsel Gelar Salat Idulfitri di Masjid Kubah 99
-
Wajib Tahu! Panduan Lengkap Salat Idulfitri